Lintas Stakeholder Bedah Program Percepatan Pembangunan di Kabupaten Kupang

Lintas stakeholder membedah program percepatan pembangunan di Kabupaten Kupang

Lintas Stakeholder Bedah Program Percepatan Pembangunan di Kabupaten Kupang
POS-KUPANG.COM/Foto Dok Elfrid Saneh
Suasana rakor yang membedah Program Percepatan Pembangunan di Kabupaten Kupang di Aula Dinas PMD Kabupaten Kupang, Selasa (10/9/2019) 

Lintas stakeholder membedah program percepatan pembangunan di Kabupaten Kupang

POS-KUPANG.COM | OELAMASI - Lintas stakeholder secara khusus membedah program percepatan pembangunan di Kabupaten Kupang.

Pertemuan bersama dalam rakor sehari yang melibatkan NGO/LSM dan BP4D ini merupakan inisiatif TAP3MD Yang berada dibawa Dinas PMD Kabupaten Kupang. Forum rakor mengupas soal bagaimana sinkronisasi dokumen perencanaan pembangunan desa (RPJMDes dan RKPDes) dengan penyesuaian sesuai dengan Perda RPJMD Kabupaten Kupang 2019-2024 yang telah disetujui bersama oleh pemerintah dan DPRD.

Dian Sastro Istri Maulana Indraguna Sutowo Membagikan Potret Liburan Bersama Keluarga

Demikian disampaikan, Elfrid Saneh, Distrik Officer Kabupaten Kupang, Program PfR CARE-CIS TIMOR kepada POS KUPANG.COM, Selasa (10/9/2019).

Dikatakannya, pada rakor ini turut hadir perwakilan LSM dari Unicef dan Care Internasional Indonesia yakni, Wendy Rich-Orloff: HI ECCD Specialist, Dwi Purwestri: HI ECCD Officer dan Yahya Ado: HI ECCD Consultant juga Kabid Litbang BP4D Kabupaten Kupang, Juardi E Selan juga tim Pendamping Profesional (TPP), Tenaga Ahli Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (TA- P3MD), Program Inovasi Desa (PID).

Pasangan Sandra Dewi dan Hervey Moeis Dikaruniai Anak Kedua, Luna Maya Beri Ucapan Selamat

Menurut Elfrid, dalam Rakor TPP-PID TAP3MD Bulan September 2019 ini poin yang dibedah soal Bagaimana Sinkronisasi antara RPJDes dan RKPDes tahun 2019-2024. Disepakati bahwa akan diupayakan dalam perencanaan di desa tahun 2020 nanti.

Dijelaskannya, kegiatan rakor yang berlangsung di Aula Dinas PMD Kupang ini, menyepakati beberapa hal penting. Peserta berharap semua dokumen perencanaan pembangunan desa (RPJMDes dan RKPDes) akan dilakukan penyesuaian sesuai dengan perda RPJMD Kabupaten Kupang 2019-2024 yang telah disetujui bersama oleh pemerintah dan DPRD.

"Terkait isu stunting, kebencanaan dan Pendidikan Anak Usia dini sesegera mungkin dilakukan pengintegrasian dalam dokumen RKP desa 2020," katanya.

Ditambahkannya, semua target pembangunan daerah yang direncanakan akan dicapai melalui pendekatan kemitraan antara pemda dan pemerintah desa serta NGO / LSM. Ini menjadi perhatian Pemdes dalam penyusunan dokumen-dokumen perencanaan di desa.

Khusus mengenai pengelolaan Dana Desa, lanjut Elvis, peserta rakor menilai bahwa tahap perencanaan merupakan salah satu penentu keberhasilan pembangunan Desa.

Untuk itu perencanaan terintegrasi dengan melibatkan semua stakeholder maupun pegiat pembangunan di Desa khususnya di kabupaten Kupang perlu di lakukan.

"Rakor TPP P3MD-PID dengan menghadirkan stakeholder BP4D Kabupaten Kupang, UNICEF, CARE, CIS TIMOR dan YAO diharapan terbangun sinergi dan integrasi yang meningkatkan kualitas perencanaan Desa di Kabupaten Kupang," tegas Elfrid. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edi Hayong)

Penulis: Edy Hayong
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved