Tokoh Masyarakat Berharap Pemimpin Baru Harus Mengayomi Semua Masyarakat Sumba Barat Daya

Tokoh masyarakat berharap Pemimpin Baru harus mengayomi semua masyarakat Sumba Barat Daya

Tokoh Masyarakat Berharap Pemimpin Baru Harus Mengayomi Semua Masyarakat Sumba Barat Daya
POS-KUPANG.COM/Petrus Piter
Foto pendeta GKS Jemaat Mata Tambolakaz SBD, Pendeta Irene Takandjandji, STh 

Tokoh masyarakat berharap Pemimpin Baru harus mengayomi semua masyarakat Sumba Barat Daya

POS-KUPANG.COM TAMBOLAKA - Tokoh masyarakat berharap pemimpin baru Sumba Barat Daya harus mengayomi seluruh masyarakat, melaksanakan program kerja sesuai visi dan misi sebagaimana telah disampaikan selama masa kampanye dan pekah terhadap setiap persoalan masyarakat yang terjadi sehingga mampu meredam konflik yang bakal terjadi di kalangan masyarakat.

Pemimpin baru harus pula mampu merangkul semua pihak tanpa membedakan satu dengan lainnya. Hal itu karena pemimpin baru, bupati dan wakil bupati Kabupaten Sumba Barat Daya periode 2019-2024 adalah bapa dan ibunya seluruh masyarakat Sumba Barat Daya.

Diperkirakan Tewas Lebih dari Seminggu, Begini Kondisi Jenazah Mr X di Ruang Jenazah RSUD Yohannis

Demikian pesan dan harapan yang disampaikan tokoh agama dan tokoh masyarakat Kabupaten Sumba Barat Daya yang secara terpisah diminta tanggapan di kediamannya masing-masing, Sabtu (7/9/2019). Tokoh agama dan tokoh masyarakar tersrbut adalah Vikjen Keuskupan Weetabula, Sumba Barat Daya, Pater Mateus Selan, CSsR, Pendeta GKS Jemaat Mata Tambolaka, Sumba Barat Daya, Pendeta Irene Takandjandji, STh dan tokoh masyarakat Sumba Barat Daya, Yohanes Geli.

Vikjen Keuskupan Weetabula, Sumba Barat Daya, Pater Mateus Selan, CSsR, berharap Bupati dan wakil bupati Kabupaten Sumba Barat Daya periode 2019-2024, dr.Kornelius Kodi Mete-Marthen Christian Taka, S.IP yang secara resmi di lantik Gubermur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, S.H di Kupang, NTT, Minggu (8/9/2019) harus menjalankan program kerja sesuai visi misi yang dikampanyekan selama ini, pembenahan beberapa sektor vital seperti dibidang pendidikan, memperhatikan kebutuhan dasar masyarakat seperti air bersih, listrik serta keamanan dan ketertiban masyarakat dalam berusaha.

Tama Satya Langkun dari ICW Berharap Jokowi Tak Terbitkan Surpres RUU KPK

Selain itu pihaknya juga menyarankan pemimpin baru harus membangun kerjasama luas dengan berbagai komponen masyarakat demi mempercepat pembangunan Sumba Barat Daya ke depam. Dan terutama pemimpin baru harus menciptakan suasana kepercayaan tinggi masyarakat terhadap pemerintahan yang ada. Dengan demikian, proses penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Sumba Barat Daya berjalan lancar, aman dan damai.

Sementara itu Pendeta GKS Jemaat Mata, Tambolaka, Sumba Barat Daya, Pendeta Irene Takandjandji, STh, pemimpin baru harus pekah terhadap setiap persoalan yang terjadi di kalangan masyarakat, pemimpin baru harus berdiri ditengah-tengah semua golongan dan bukan hanya golongannya saja. Pemimpin bau harus mengayomi seluruh masyarakat Sumba Barat Daya.

Lebih lanjut, ia mengatakan, pemimpin baru harus mampu merangkul semua pihak tanpa membedakan apakah pendukung atau bukan pendukung karena pemimpin baru dalam hal ini, bupati dan wakil bupati adalah bapa dan ibu seluruh masyarakat Sumba Barat Daya. Dengan demikian, proses penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan berjalan baik.

Dalam kesempatan itu, ia meminta bupati dan wakil bupati Sumba Barat Daya yang baru harus memberi perhatian serius terhadap upaya penanganan stunting di SBD karena SBD merupakan daerah dengan angka stunting tertinggi di NTT.

Sementara itu tokoh masyarakat Yohanes Geli berharap pemimpin baru harus memberi prioritas tehadap penanganan keamanan dan ketertiban masyarakat, kebutuhan dasar masyarakat seperti air bersih, listrik dan kesehatan serta pendidikan. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter)

Penulis: Petrus Piter
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved