BREAKING NEWS : Remaja 12 Tahun Ini Tewas Usai Digigit Anjing Rabies
beberapa hari di RSUD Ben Mboy, Kota Ruteng, Kabupaten Manggarai. Namun keluarga AP memutuskan membawa pulang AP ke rumah.
Penulis: Eugenius Moa | Editor: Rosalina Woso
BREAKING NEWS : Remaja Manggarai Timur Tewas Dimangsa Rabies
POS-KUPANG.COM|MAUMERE - Kematian digigit anjing rabies kembali menimpa warga Kabupaten Manggarai Timur, Pulau Flores. Remaja pria, FL (12) tahun akhirnya meninggal dunia, Selasa (3/9/2019) sekitar pukul 07.55 Wita.
Sekretaris Komite Rabies Flores-Lembata, dr.Asep Purnama, Sp.D, kepada pos-kupang.com, mengatakan, korban sempat dirawat beberapa hari di RSUD Ben Mboy, Kota Ruteng, Kabupaten Manggarai. Namun keluarga AP memutuskan membawa pulang AP ke rumah.
“Secara medis sangat sulit menolong penderita rabies yang sudah muncul gejala khas rabies, aerophobia (takut udara) dan hydrophobia (takut air) seperti pada kasus AP ini,” tulis Asep Purnama.
• BREAKING NEWS : Usai Masa Jabatan, Jefri Un Banunaek Langsung Dibawa ke Kejati NTT
• Pasaran Pisang Malaka Tembus Pasar Daratan Timor
Kaki Lumpuh Alat Vital Digigit Anjing Rabies hingga Nyaris Habis
Kisah Pilu Remaja 19 Tahun Asal NTT! Kaki Lumpuh Alat Vital Digigit Anjing Rabies hingga Nyaris Habis.
Seorang remaja berusia 19 tahun diterkam anjing rabies yang semakin ganas di Nagekeo, NTT.
Setelah beberapa hari lalu, seekor anjing dengan ganas menggigit hidung seorang kakek di Kabupaten Ngada, Pulau Flores, kali ini kembali anjing dengan brutal menggigit buah zakar seorang pria dewasa berusia 19 tahun yang beralamat di Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo.
Korban tidak mampu memberi perlawanan kepada anjing, karena mengalami lumpuh di kedua kakinya.
Keterangan dihimpun POS-KUPANG.COM, Jumat (23/9/2019) menyebutkan seluruh buah zakarnya terkoyak hebat.
Orangtua korban sudah membawa pemuda lajang tersebut ke rabies center untuk mendapatkan penanganan maksimal.
Lukanya dicuci dengan air mengalir dan sabun, diberi Vaksin Anti Rabies (VAR) dan Serum Anti Rabies (SAR).
Nampaknya perlu dilakukan pembedahan lebih lanjut terkait lukanya yg cukup besar.
Sekretaris Komite Rabies Flores-Lembata, dr Asep Purnama, Spd, menegaskan kasus gigitan ini menjadi contoh kasus bahwa anjing peliharaan sendiri secara tiba-tiba menggigit sang pemilik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/489-warga-dompu-jadi-korban-gigitan-anjing-rabies-empat-orang-dilaporkan-meninggal-dunia.jpg)