Pasaran Pisang Malaka Tembus Pasar Daratan Timor
Tanaman pisang di Malaka menyebar di beberapa kecamatan yakni, Kecamatan Wewiku, Malaka Barat, Weliman
Penulis: Teni Jenahas | Editor: Rosalina Woso
Pasaran Pisang Malaka Tembus Pasar Daratan Timor
POS-KUPANG.COM| BETUN--Tata niaga komodoti pisang Malaka sangat menjanjikan dan bisa tembus pasaran di daratan Timor.
Dari pengamatan pemerintah melalui Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) menunjukan pasaran pisang saat ini bagus. Pisang asal Malaka bisa menembus pasar di daratan Timor. Komoditi pisang biasanya dipasarkan ke beberapa wilayah di daratan Timor seperti Atambua, Kefamenanu dan Kupang.
Melihat tata niaga pisang yang cukup menjanjikan ini, Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Malaka sementara melakukan kajian dan pemetaan wilayah untuk budidaya pisang. Tujuannya agar persedian pisang bisa menjawabi kebutuhan pasar dan berkelanjutan.
Lewat kajian tersebut, dinas bisa merekomendasikan masyarakat untuk menanam pisang di lahan-lahan yang cocok untuk tanaman pisang. Begitu juga lahan yang kurang produktif untuk tanaman jagung bisa dioptimalkan pemanfaatannya untuk menanam pisang.
Hal itu dijelaskan Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Malaka, Yustinus Nahak kepada wartawan, Selasa (3/9/2019).

Menurut Yustinus, tanaman pisang yang sementara berproduksi di Kabupaten Malaka sebanyak 3. 250 hektare, rincian 250 hektare tanaman pisang yang diintervensi program RPM dan 3.000 hektare lainnya usaha mandiri masyarakat.
Tanaman pisang di Malaka menyebar di beberapa kecamatan yakni, Kecamatan Wewiku, Malaka Barat, Weliman, Malaka Tengah dan Kecamatan Kobalima.
Kata Yustinus, dinas sudah lakukan pemantuan di lapangan ternyata permintaan pasar terkait pisang Malaka cukup tinggi dan berjalan secara kontinyu di seluruh daratan Timor.
"Kita sudah lakukan pemantauan di lapangan ternyata permintaan pasar terkait pisang Malaka cukup tinggi dan berjalan secara kontinyu di seluruh daratan Timor", ungkap Yustinus.
• BLK Buka Pelatihan Menjahit, Perhotelan dan Desain Grafis
• Ahok BTP Diusulkan Relawan Jokowi Jadi Menteri PAN-RB,Ada Nama Mahfud MD, Daftar Diusul Jadi Menteri
Katanya, petani yang menjual langsung di kebun bisa mendapat harga berkisar Rp 20.000-Rp 30.000 per tandan dan per sisir dijual Rp 2.500-Rp 3.000. Setiap hari pedagang datang mencari pisang ke petani. Pisang tersebut dibawa ke Atambua dan Kupang. (Laporan Reporter POS KUPANG.COM,Teni Jenahas).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/mobil-pikap-saat-memuat-pisang-milik-petani-di-weliman.jpg)