Lakukan Tera Perdana, Diskoperindag TTS Gratiskan Bagi Pelaku UKM

Lakukan Tera Perdana, Diskoperindag Kabupaten TTS Gratiskan Bagi Pelaku UKM

Lakukan Tera Perdana, Diskoperindag TTS Gratiskan Bagi Pelaku UKM
POS-KUPANG.COM/Dion Kota
Pelayanan tera ulang yang dilakukan Diskoperindag Kabupaten TTS di Pasar Inpres Soe, Selasa (13/8/2019) 

Lakukan Tera Perdana, Diskoperindag Kabupaten TTS Gratiskan Bagi Pelaku UKM

POS-KUPANG.COM | SOE - Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan ( Diskoperindag) Kabupaten TTS saat ini sudah memiliki peralatan dan sumber daya manusia untuk melakukan tera dan tera ulang peralatan ukur, timbang dan takar.

Dengan begitu, untuk melakukan tera atau tera ulang tidak lagi ditangani Diskoperindag Kota Kupang, melainkan langsung oleh Diskoperindag Kabupaten TTS.

Basuki Tjahaja Purnama Tidak Marah Dipanggil Ahok

Oleh sebab itu, Sejak Selasa (13/8/2019) Diskoperindag Kabupaten TTS telah melakukan pelayanan tera maupun tera ulang alat ukur, takar dan timbang di pasar Inpres Soe.

Menariknya, untuk pelayanan tera maupun tera ulang bagi kelompok usaha kecil menengah tidak dipungut biaya sama sekali alias gratis.

"Sekarang kita sudah punya alat tera lengkap dengan mobil dan juga tenaga tera dan segelnya. Sehingga kita sudah bisa melakukan pelayanan tera dan tera ulang sendiri tidak perlu minta ke Kota Kupang lagi. Untuk tahun ini, bagi pelaku usaha kecil menengah kita gratiskan biayanya. Sedangkan untuk usaha industri dan usaha besar seperti SPBU atau swalayan kita tetap pengut biaya retribusinya sesuai dengan Perda Nomor 2 Tahun 2018 tentang retribusi tera dan tera ulang," ungkap Kepala Dinas Koperindag Kabupaten TTS, Frids Tobo didampingi Kasi Metrologi Legal, Jekson Huna Kore.

Ahok BTP Dialog Dengan Tokoh Agama NTT

Dikatakan Frids, kegiatan tera sangat penting dilakukan untuk menjamin agar konsumen mendapatkan barang sesuai dengan ukuran nilai yang dikeluarkannya.

Belum lama ini, Wakil Bupati TTS, Jhony Army Konay menemukan jika alat timbang daging di pak daging tidak sesuai atau selisih beberapa ons. Hal ini jelas akan merugikan pembeli ketika membeli daging karena mendapat daging yang ukurannya tidak sesuai dengan nilai yang dibayarkan.

"Tera ini penting untuk menjamin konsumen mendapatkan ukuran barang sesuai dengan nilai yang dibayarkan. Oleh sebab itu, tera ini wajib dilakukan setiap tahunnya," jelasnya.

Salah satu pedagang sembako yang melakukan tera ulang alat timbangnya adalah Haji Bdduhmid. Ia mengaku senang karena tahun ini bisa mendapatkan pelayanan tera gratis.

Di tahun-tahun sebelumnya, ia harus membayar biaya teras Rp. 25. 000 per alat daci.

"Kalau biasanya saya harus bayar 100 ribu untuk empat alat timbang saya, saat ini gratis. Makanya tadi pas tahu bilang pelayanannya gratis langsung saya Segera datang," ujarnya.

Untuk diketahui, Diskoperindag Kabupaten TTS memiliki 5 tenaga tera dan dua orang memiliki sertifikat untuk melakukan segel. Selain itu, untuk melakukan pelayanan mobile.

Diskoperindag juga memiliki mobil pelayanan khusus. Setelah pasar inpres Soe, Diskoperindag akan berkeliling pasar-pasar di Kabupaten TTS untuk melakukan pelayanan tera ulang gratis. Nantinya setiap alat ukur, takar dan timbang di Kabupaten TTS akan dilakukan tera ulang. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dion Kota)

Penulis: Dion Kota
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved