Dembi Tamar Warga Sumba Timur Dapat Santuan Kecelakaan dari PT MSM, Ini Kejadiannya

-Managemen PT. Muria Sumba Manis (MSM) menyerahkan santunan kecelakaan kerja kepada Dembi Tamar yang mengalami kecelakaan saat kerja pada tahun 2016 l

Dembi Tamar Warga Sumba Timur Dapat Santuan Kecelakaan dari PT MSM, Ini Kejadiannya
POS-KUPANG. COM/ROBERT ROPO
Bupati sedang menyerahkan santuan kepada Dembi Tamar. 

POS-KUPANG. COM/ROBERT ROPO
Bupati sedang menyerahkan santuan kepada Dembi Tamar.

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU---Managemen PT. Muria Sumba Manis (MSM) menyerahkan santunan kecelakaan kerja kepada Dembi Tamar yang mengalami kecelakaan saat kerja pada tahun 2016 lalu. Dembi mengalami kecelakaan itu saat beristirahat di bayangan truk yang kemudian berjalan secara tidak sengaja mengilas kakinya.

Pemberian santunan kecelakaan kerja ini dihitung mengikuti rumusan BPJS Ketenagakerjaan, sesuai dengan prosentasi kecacatan yang dikeluarkan oleh dokter dari RSUD Umbu Rara Meha Waingapu.

Penyerahan santunan ini dilakukan oleh managemen PT MSM di ruang kerja Bupati Sumba Timur, Senin (12/8/2019) siang.

Saat Mutasi Itu Saya Tahu Banyak yang Maki Viktor dan Josef

Safari Perdana Pasca Kongres PDIP, Ahok Bawa Dua Agenda Besar untuk NTT, Ini Agendanya BTP

Penyerahan santuan itu dari managemen PT. MSM kepada Bupati Sumba Timur, Gidion Mbilijora, selanjutnya bupati dua periode ini melanjutkannya kepada Dembi Tamar yang pada kesempatan tersebut didampingi suaminya, Retang Humba.

Kepada wartawan usai penyerahan santunan, Human Resources Operation Junior Manager, PT MSM, Amran Akhmad menjelaskan, pemberian santunan kecelakaan kerja ini merupakan bagian dari tanggung jawab managemen perusahaan terhadap karyawan yang mengalami kecelakaan kerja pada saat bekerja.

Kata dia, karena itu, semua ini sudah diperhitungkan mengikuti rumusan BPJS Ketenagakerjaan, dan tingkat kecacatan yang dialami Dembi Tamar dalam kecelakaan kerja tersebut.

"Sesuai dengan hasil pemeriksaan dokter di RSUD Umbu Rara Meha Waingapu, Dembi Tamar ini mengalami kecacatan 70 persen, sehingga kita hitung semuanya sesuai dengan regulasi yang mengatur tentang ketenagakerjaan dan perlindungan pada BPJS Ketenagakerjaan, makanya dapat angka tersebut. Walaupun proses pendaftaran tenaga kerja kita saat itu belum rampung, karena banyaknya karyawan dan kartu BPJS Ketenagakerjaan nya belum aktif,"jelas Amran.

Amran juga mengatakan, meskipun Dembi Tamar tak bisa lagi bekerja di PT MSM, namun suaminya telah dipekerjakan di PT MSM sejak berapa bulan yang lalu, sehingga tidak putus tulang punggung pembiayaan keluarga.

Halaman
12
Penulis: Robert Ropo
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved