Kaum Milenial Diajak Manfaatkan Program BP2BT, Siapkan Masa Depan Lebih Dini

Kaum Milenial Diajak Manfaatkan Program BP2BT, Siapkan Masa Depan Lebih Dini

Kaum Milenial Diajak Manfaatkan Program BP2BT, Siapkan Masa Depan Lebih Dini
POS-KUPANG.COM/Yeni Rachmawati
(Ujung Kanan) Ketua DPD REI NTT, Bobby Pitoby, Feri Bernadus dan Koordinator Penyaluran BP2BT, Anita Kurniati Al Ahmad Lambu, pada acara Sosialisasi Program BP2BT di Bank NTT REI Expo, Sabtu (10/8/2019) malam. 

Kaum Milenial Diajak Manfaatkan Program BP2BT, Siapkan Masa Depan Lebih Dini

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Bank NTT dan REI menggelar Expo ( BANK NTT REI EXPO) selama 10 hari di Atrium Lippo Plaza, Kota Kupang.

Selain mendorong agar masyarakat NTT dan kaum milenial bisa memiliki rumah, expo ini juga bertujuan untuk mensosialisasikan program Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan ( BP2BT).

Kodim 1618 TTU Tanam Jagung di Insana Barat, Ini Tujuannya

Agar masyarakat baik sektor formal seperti PNS atau informal seperti pedagang bakso, ojek online, pedagang nasi goreng, dan lainnya bisa memiliki rumah dengan program ini.

Koordinator Penyaluran BP2BT, Anita Kurniati Al Ahmad Lambu, pada acara Sosialisasi Program BP2BT di Bank NTT REI Expo, Sabtu (10/8/2019)malam, menyampaikan BP2BT merupakan program pemerintah melalui Kementerian PUPR, Dirjen Pembiayaan Infrastruktur dan Perumahan, bantuan uang muka 45 persen dari harga rumah dengan nominal mulai Rp 38 juta hingga Rp 40 juta.

Ia menyebutkan batas penghasilan untuk mendapatkan bantuan ini yaitu Rp 6 juta. Masyarakat yang memiliki penghasilan dibawah Rp 5 juta mendapatkan bantuan Rp 40 juta, sedangkan diatas Rp 5 juta hingga Rp 6 juta, diberikan bantuan Rp 38 juta.

Bank NTT REI EXPO II 2019 Devoloper Gencar Promosi Rumah, Bagaimana Hasilnya?

"Program ini sudah mulai berjalan sejak Juni 2019. Sampai saat ini sudah ada 50 pemohon di kota Kupang untuk ditindaklanjuti. Kuota kita sendiri hingga Februari 2019 ada 450 unit. Diharapkan selama pendampingan tiap bulan sudah ada 50 pemohon," tuturnya.

Diakuinya memang sasaran kali ini juga tertuju pada kaum milenial untuk lebih dini mempersiapkan masa depannya dan mengubah pola pikir untuk tidak terus menumpang dengan orangtua.

Selain bantuan untuk rumah yang sudah jadi, katanya, bantuan ini juga diperuntukkan bagi masyarakat yang ingin membangun rumah di lahan sendiri. Dengan persyaratan luas lahan 200 meter persegi dan bangunan tidak melebihi 48 meter.

Bagi masyarakat yang berminat bisa langsung mengunjungi Satker di Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman kota Kupang atau hubungi nomor hp 082247300037.

Bantuan penyelenggaraan BP2BT di kota Kupang ada dibawah Dinas Teknis, Dinas PUPR provinsi NTT dan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Kupang.

Ia berharap para masyarakat harus memanfaatkan program ini sebaik mungkin mumpung per Januari 2020 harga rumah naik menjadi Rp 168 juta.

"Sebelum harga rumahnya naik, milenial dapat manfaatkan sebaik mungkin pola pikir yang masih numpang dengan orangtua, daripada beli gadget, mobil lebih baik beli rumah dulu. Kita akan jsmput bola turun ke instansi dan perusahaan swasta agar kuota bisa segera terpenuhi," ujarnya.

Diharapkan juga di dalam bulan ini proses MoU antar Bank NTT dan Kementerian PUPR bisa berlangsung, sehingga Bank NTT bisa menjalankan program ini. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Yeni Rachmawati)

Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved