Ternyata Ini Alasan Operator Musik di Kupang Ini Unggah Status Sindir Polda NTT di Facebook

Ternyata Ini Alasan Operator Musik di Kupang Ini Unggah Status Sindir Polda NTT di Facebook.

Penulis: Gecio Viana | Editor: maria anitoda
POS KUPANG.COM/ GECIO VIANA
Ternyata Ini Alasan Operator Musik di Kupang Ini Unggah Status Sindir Polda NTT di Facebook. 

Akibat postingan Arianto Alekxander Tungga, pihak Kepolisian Satreskrim Polres Kupang Kota mencari dan menangkap pelaku di tempat kerjanya di sebuah bar di eks lokalisasi Karang Dempel (KD) sekitar pukul 15.30 Wita.

Warga Kelurahan Alak ini lalu digiring ke Satuan Reskrim Polres Kupang Kota untuk diambil keterangan.

Kasat Reskrim Polres Kupang Kota, Iptu Bobby Jacob Mooynafi, SH., MH melalui Kaur Bin Orps (KBO) Satreskrim Polres Kupang Kota, Ipda I Wayan P. Sujana, SH mengatakan Polisi masih memeriksa pelaku.

Saat ditangkap, pelaku kooperatif dan tidak melakukan perlawanan.

Capture postingan Arianto Alekxander Tungga di grup Facebook Info Tilang Kota Kupang. (POS KUPANG/GECIO VIANA)
Capture postingan Arianto Alekxander Tungga di grup Facebook Info Tilang Kota Kupang. (POS KUPANG/GECIO VIANA) ()

Kepada pihak kepolisian, pelaku mengakui bahwa akun Facebook tersebut adalah akun pribadi miliknya.

Pihaknya pun tengah melakukan pemeriksaan intensif terhadap pelaku karena postingan tersebut.

Pelaku juga untuk sementara ditahan 1×24 jam untuk diambil keterangan.

Bikin Status Facebook Singgung Kebakaran Polda NTT, Operator Musik Bar di Kupang Ditangkap Polisi

Farhat Abbas Berulah, Galih Ginanjar Suami Barbie Kumalasari Kena Imbas, Bagaimana Pablo Benua?

Alexandro Felix Kamuru, Bocah Yatim Piatu Asal Sorong Andalan Timnas Garuda Muda di Piala AFF U-15

Pelaku mengaku tidak tahu menahu soal postingan tersebut karena merasa tidak menuliskan status yang saat ini tengah ramai dibicarakan netizen.

Namun demikian, pihak kepolisian tengah melakukan penyelidikan terhadap persoalan tersebut.

"Kita masih dalam penyelidikan," kata Ipda I Wayan, Selasa (7/8/2019) sore.

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk lebih bijak menggunakan media sosial baik Facebook, Instagram, WhatsApp dan media sosial.

Hal ini harus diperhatikan agar tidak meresahkan masyarakat dan menyebarkan informasi palsu atau hoax.

"Harus bijak menggunakan medsos, hal ini harus digarisbawahi," katanya.

Waduh! Seorang IRT di Lembata NTT Ditangkap Polisi Diduga Hina Jokowi di Facebook

Halaman
1234
Sumber: Pos Kupang
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved