BREAKING NEWS: Di Kota Kupang NTT Ayah Tiri Cabuli Anak Selama Satu Tahun Hingga Hamil

BREAKING NEWS: Di Kota Kupang NTT ayah tiri cabuli anak selama satu tahun hingga Hamil

BREAKING NEWS: Di Kota Kupang NTT Ayah Tiri Cabuli Anak Selama Satu Tahun Hingga Hamil
net
Ilustrasi pencabulan anak 

BREAKING NEWS: Di Kota Kupang NTT ayah tiri cabuli anak selama satu tahun hingga Hamil

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Seorang ayah di Kota Kupang, Anwar Tasib mencabuli anak tirinya SI (16) selama lebih dari satu tahun.

Korban dicabuli berulang kali di rumahnya di Kota Kupang hingga korban saat ini tengah hamil 7 bulan.

Demikian disampaikan Kasat Reskrim Polres Kupang Kota, Iptu Bobby Jacob Mooynafi, SH., MH melalui Kaur Bin Orps (KBO) Satreskrim Polres Kupang Kota, Ipda I Wayan P. Sujana, SH saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (7/8/2019) sore.

Meriahkan Festival Daging Domba, Pemuda Nggolonio di Nagekeo Adakan Parade 1001 Ekor Domba

"Kasus ini tengah ditangani oleh Unit PPA Satreskrim Polres Kupang Kota," katanya.

Dijelaskannya, pelaku mencabuli dan menyetubuhi korban pertama kali pada Juni 2017 di kamar bagian belakang rumahnya.

Korban diajak ke bagian belakang rumah lalu dipaksa untuk melayani nafsu bejat ayah tirinya yang berprofesi sebagai wiraswasta.

MK Tolak Gugatan Gerindra, Begini Tanggapan Anggota DPR RI Terpilih asal NTT Ansy Lema

"Korban ditarik ke kamar belakang rumah, lalu dicabuli dan disetubuhi pelaku. Pelaku juga diminta untuk merahasiakan hal tersebut, katanya, ini rahasia kita berdua jangan kasitahu siapa-siapa," ungkap Ipda I Wayan menirukan perkataan pelaku kepada korban.

Selanjutnya, korban dicabuli berulang kali sejak tahun 2017 hingga terakhir mencabuli korban pada 31 Juli 2018.

Akibatnya, korban hamil dan saat ini usia kandungannya berumur 7 bulan.

Hj Andi Riski Nur Cahya Sebut KH Maimoen Zubair atau Mbah Moen Tokoh Panutan

Halaman
12
Penulis: Gecio Viana
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved