VIDEO: Pacuan Kuda di Sumba Timur, 458 Kuda Putar ke Kiri. Ini Videonya

VIDEO: Pacuan Kuda di Sumba Timur, 458 Kuda Putar ke Kiri. Turnamen itu dalam rangka memeriahkan HUT ke-74 Kemerdekaan Indonesia.

VIDEO: Pacuan Kuda di Sumba Timur, 458 Kuda Putar ke Kiri. Ini Videonya

POS-KUPANG.COM, WAINGAPU – VIDEO: Pacuan Kuda di Sumba Timur, 458 Kuda Putar ke Kiri. Ini Videonya

Kuda pacu sebanyak 458 ekor milik warga se-daratan Sumba, mengunjukan kecepatan di arena pacuan kuda Rihi Eti, Kelurahan Prailiu, Kecamatan Kambera, Sumba Timur.

Turnamen pacuan kuda atau dalam bahasa setempat disebut Pala Panjara itu, untuk memeriahkan HUT ke-74 Kemerdekaan Indonesia.

Dalam turnamen tersebut, semua kuda pacu, sebanyak 458 ekor, dipacu untuk putar ke kiri.

VIDEO: Komunitas Slanker Tanam Sakura dan Kelor di Sumba Timur. Ini Videonya

VIDEO: Calon Siswa Bintara Polri Menyanyikan Lagu Ini Saat Masuk SPN Kupang

VIDEO: Ribuan Pelamar Bintara Polri Gugur Saat Seleksi. Hanya Ini yang Diterima Polda NTT

Ketua Pordasi Sumba Timur, Felix Wongkar, menjelaskan kuda sebanyak itu dibagi dalam 15 kelas.

15 kelas itu, yakni kelas pemini, kelas Pemula1 (P1),P2, P3, P Super, Kelas A, B, C, D,  D Mini, kelas E,  E2, E Super,  A2, dan kelas A Super.

Kepada POS-KUPANG. COM, Minggu (4/8/2019), dia menjelaskan, Pala Panjara yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumba Timur itu, dimulai 3- 10 Agustus 2019.

Saat membuka kegiatan itu, Bupati Sumba Timur Gidion Mbilijora, mengatakan selain memeriahkan HUT Kemerdekaan RI, Pala Panjara juga bertujuan melestarikan budaya Pulau Sumba, khususnya Sumba Timur.

Di Sumba, katanya, saat dipacu, kuda putar ke kiri. Ini beda dengan pacuan kuda nasional atau internasional yang biasanya putar ke kanan.

“Putar ke kiri itu merupakan budaya tradisional bagi masyarakat Sumba Timur,” ujarnya.

VIDEO: Jiwan Garden, Oase Spot Fotografi Wisata Taman Bunga di Kupang. Ini Videonya

VIDEO: Kawan Lama Group Galang 20.000 Kantong Darah. Di Kupang, Ace Harware, Tempatnya. Ini Videonya

VIDEO: Terkuak Ini yang Akan Dilakukan Ahok Usai Ceraikan Veronica Tan dan Nikahi Puput Nastiti Devi

Pacuan budaya itu, lanjut dia, merupakan event pariwisata untuk mendukung dan mempromosikan wisata terkait budaya Sumba Timur.

Pacuan kuda itu, katanya, tak lepas dari festival Sandelwood antara lain Parade kuda sandel yang sudah digelar baru-baru ini.

"Saat itu, Gubernur NTT, Viktor Laiskodat berharap agar parade kuda tahun 2020, bukan hanya 1001 ekor, tapi 5.000 ekor. Mungkin saat itu akan ditambah dengan festival kuda ronggeng," tambah Gidion. (POS-KUPANG.COM, Robert Ropo)

Nonton Videonya Di Sini:

Penulis: Robert Ropo
Editor: Frans Krowin
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved