VIDEO: Komunitas Slanker Tanam Sakura dan Kelor di Sumba Timur. Ini Videonya

VIDEO: Komunitas Slanker Tanam Pohon Sakura dan Kelor di Sumba Timur. Ini Videonya

VIDEO: Komunitas Slanker Tanam Sakura dan Kelor di Sumba Timur. Ini Videonya

POS-KUPANG.COM, WAINGAPU -- VIDEO: Komunitas Slanker Tanam Sakura dan Kelor di Sumba Timur. Ini Videonya

Slank Fans Club (SFC) Sumba Timur mengandeng sejumlah komunitas, peguyuban, Camat Kambera dan TK Negeri Kambera, menanam anakan sakura dan kelor di padang savana Bukit Kambera, Kabupaten Sumba Timur.

Penanaman anakan pohon sakura dan kelor itu dilakukan di halaman Kantor Camat Kambera dan halaman TK Negeri Kambera di Sumba Timur, Pulau Sumba, NTT itu berlangsung Sabtu (3/8/2019) sore.

VIDEO: Calon Siswa Bintara Polri Menyanyikan Lagu Ini Saat Masuk SPN Kupang

VIDEO: Jiwan Garden, Oase Spot Fotografi Wisata Taman Bunga di Kupang. Ini Videonya

VIDEO: Kawan Lama Group Galang 20.000 Kantong Darah. Di Kupang, Ace Harware, Tempatnya. Ini Videonya

Komunitas dan peguyuban yang berpartisipasi dalam kegiatan itu, yakni Komunitas  Ana Tana, Paguyuban Jawa, Matic Comunity Waingapu (MCW), Waingapu Scooter Club (WSC), Sandlewood CB Club (SCBC), dan Dapur Black.

Saat itu, Camat Kambera mengutus Kepala Seksi Ekonomi,  Yohanis Njurumana dan staf untuk ikut kegiatan tersebut.

Sedangkan Kepala Sekolah TK Negeri Kambera, Esther Praing memimpin para guru dan anak-anak untuk ikut kegiatan tersebut.

Hadir pula Ketua Slank Fanc Club NTT, Vansphek Christian mendampingi Ketua SFC Sumba Timur, Muhammad Ali, Ketua panitia, Dion Umbu Ana Lodu, serta Sekertatis SFC Sumtim, Fathul Algadrie dan para anggota.

Muhammad Ali, mengatakan, bukit Kambera memang tandus. Namun kondisi itu setidaknya jangan dibiarkan berlarut-larut. “Kita tidak boleh pasrah pada alam,” ujarnya memberi motivasi.

Adalah baik, lanjut dia, sedikit lahan di padang savana itu ditanami pohon sakura dan kelor. Suatu saat nanti, sakura dan kelor itu bisa membawa manfaat bagi masyarakat dan daerah itu.

Halaman
12
Penulis: Robert Ropo
Editor: Frans Krowin
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved