Komang Astrawan Prediksi Pembangunan Obsevatorium Selesai Desember 2019

Komang Astrawan, memprediksi penyelesaian pembangunan gedung ini tepat waktu sesuai target Desember 2019.

Penulis: Edy Hayong | Editor: Adiana Ahmad
POS-KUPANG.COM/ EDY HAYONG
Gedung utama dan teleskop Obsevatorium di lereng Gunung Timau, Kecamatan Amfoang Tengah yang tengah dibangun, Jumat (282019) 

Komang Astrawan Prediksi Pembangunan Obsevatorium Selesai Desember 2019

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edi Hayong

POS-KUPANG.COM I AMFOANG-Pelaksana Sipil proyek pembangunan Gedung Obsevatorium Timau di Kecamatan Amfoang Tengah, Kabupaten Kupang, NTT, Komang Astrawan, memprediksi penyelesaian pembangunan gedung ini tepat waktu sesuai target Desember 2019.

Keterlambatan pembangunan dua gedung yakni gedung  utama sebagai tempat kontrol sedangkan titik satunya untuk penempatan teleskop ukuran 3,8 meter itu yang didatangkan dari Jepang, karena 4 bulan pihaknya fokus di infrastruktur jalan ke lokasi.

Komang Astawan menyampaikan ini ketika ditemui POS KUPANG.COM di lokasi Obsevatorium di Lereng Gunung Timau, Jumat (2/8/2019).

Dijelaskan Komang, sesuai dengan apa yang dilihat dan dialami selama ini bahwa kehadiran Obsevatorium ini sebagai tempat penelitian antariksa yang dihadirkan pihak LAPAN. Pihaknya hadir di lokasi karena dipercayakan untuk menyelesaikan pekerjaan fisik di lapangan.

Pria Ini Nekat Laporkan Hotman Paris ke Polisi Karena Konten Porno, Hotman Enteng Jawab Begini

Dikatanannya, ada  dua gedung yang dibangun di Timau yakni satu untuk gedung teleskop 3,8 meter untuk tiga tingkat. Satunya sebagai tempat kontrol dan saat ini sedang dalam pengerjaan.

"Saya kira ini Observatorium sebagai ikon Kabupaten Kupang juga sebagai tempat penelitian antariksa yang dihadirkan pihak LAPAN. Sebagai kontraktor tentu harapan kami ini bisa berjalan dengan baik," ujar Komang.

Tentang kendala yang dihadapi selama ini, Komang mengatakan, kendala cuaca dan akses jalan. Pasalnya, hampir 4 bulan mereka fokus perbaikan akses jalan dari Takari menuju Lelogama sebagai lokasi proyek. Namun, setelah jalan sudah diperbaiki dan cuaca sudah panas kembali maka kini kelanjutannya diharapkan berjalan aman, lancar dan sukses.

PMII Bali Nusra Audiens BPK RI Provinsi NTT, Terkait Audit Proyek GOR Oepoi

"Kita kendala di akses jalan dan setelah cuaca baik barulah dilaksanakan sampai tahap ini. Jadi kami harap semua pihak bisa pahami ini. Material yang harusnya untuk pembangunan tapi dipakai seperti batu pasir untuk ke jalan," kata Komang.

Dirinya mengaku kalau tim dari Jepang yang membuat teleskop 3,8 meter itu sudah turun ke lapangan. Mereka mengecek cek jalan dari Takari-Lelogama karena menghantar teleskop tidak gampang. Akses jalan harus baik dan ini sedang diperbaiki.

"Dalam proyek ini kita juga gunakan tenaga lokal  untuk pengocoran dan 25 orang tenaga ahli didatangkan dari Purwodadi. Target akhir bulan ini gedung utama bisa selesai. Kita memang sudah molor karena fokus harusnya gedung bukan jalan tapi ini untuk kelancaran jadi kami harapkan dukungan semua pihak. Sudah sampaikan ke LAPAN dan tim Jepang," tambahnya.

Ayu Ting Ting Menyusui Bilqis, Bagian Tubuh Teman Ivan Gunawan dan Ruben Onsu Disorot

Dirinya memprediksi sesuai taeget Desember 2019 selesai sehingga diharapkan  dukungan penuh semua pihak dan memaklumi kendala yang dihadapi soal cuaca dan infrastruktur jalan. Tentu jika proyek ini selesai, akses trasportasi sudah lancar maka punya dampak positif bagi warga di NTT khususnya di Amfoang.

Untuk diketahui Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Thomas Djamaludin menilai terpilihnya Amfoang, Kabupaten Kupang untuk pembangunan obsevatorium Nasional karena beberapa keunggulan. Dilihat dari segi cuaca, wilayah Amfoang khususnya di lereng Gunung Timau memiliki paling banyak malam cerah, paling banyak gelap dan jauh dari polusi cahaya seperti di kota.

Realita ini menjadi kebanggaan tersendiri karena untuk obsevatorium di belahan bumi bagian selatan, hanya terdapat di beberapa negara yang memiliki langit gelap yakni Amerika Selatan, Afrika Selatan, Australia dan Indonesia.

Segera Catat! 10 Film Hollywood yang Bakal Tayang di Bioskop Indonesia Bulan Agustus 2019

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved