Breaking News:

NTT Kebut Tiga Terminal Barang Internasional, Dorong Ekspor Impor

Terminal Barang Internasional (TBI) mulai dibangun di tiga lokasi berbeda, yaitu Wini, Motaain dan Motamasin

Penulis: Teni Jenahas | Editor: Alfons Nedabang
POS-KUPANG.COM/THOMAS MBENU NULANGI
Pengerjaan Terminal Barang Internasional di Desa Humsu Wini, Kabupaten Timor Tengah Utara, Jumat (5/7/2019). 

TBI Motamasin juga mulai dibangun. Lokasinya di Desa Matemauk, Kecamatan Kobalima Timur, Kabupaten Malaka. Letaknya berada di pinggir jalan utama Betun-Motamasin, sekitar 500 meter dari PLBN Motamasin.

Lokasi proyek sudah dibersihkan, namun belum ada material bangunan. Ada alat berat di sana. Pembersihan lahan dimulai Selasa (2/7/2019), diawali dengan ritual adat. Operator alat berat, Efri Natonis yang mengatakan, kegiatan pembersihan lahan sudah hampir selesai.

DPRD NTT: Tarik Tenun Ikat Tiruan

Proyek pembangunan TBI Motamasin tahap I dikerjakan PT Tahta Timor Terpadu dengan nilai kontrak Rp 7 miliar lebih, bersumber dari APBN tahun 2019. Waktu pelaksanaan selama 180 hari terhitung tanggal 29 Mei 2019.

Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah XIII Provinsi NTT, I Ketut Suhartana, S.SiT, MT melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Santo Igno Gelu, S.SiT, mengatakan, pembangunan tiga TBI di Provinsi NTT menelan anggaran Rp 37 miliar. "Dari toral itu, masing-masing untuk Motaain Rp 15 miliar, Wini Rp 15 miliar dan Motamasin Rp 7,5 miliar," kata Santo saat dikonfirmasi Senin (8/7/2019).

Santo menjelaskan perkembangan atau progres pembangunan ketiga TBI. Menurutnya, untuk Motaain tahap I telah mencapai 48 persen, Motamasin tahap I mencapai 4,3 persen dan Wini sudah mencapai 8,4 persen pada tahap I.

RAMALAN ZODIAK BESOK Sabtu 13 Juli 2019 Aries Tidak Percaya Diri Scorpio Bingung Libra Banyak Sabar

"Diharapkan pembangunan selesai tahun depan dan dapat dimanfaatkan pada 2021 mendatang," ujarnya.

Mengenai rekanan, Santo mengatakan, berbeda-beda sesuai hasil pemenang tender yang ditetapkan oleh Pokja Kementerian Perhubungan RI. "TBI yang dibangun ini diharapkan untuk mendukung ekspor dan impor barang antara negara perbatasan, terutama di NTT-Timor Leste," kata Santo.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi NTT, Isyak Nuka, ST, MM mengatakan, pembangunan tiga TBI dilakukan oleh Kementerian Perhubungan melalui Satker di NTT. "Kita hanya lakukan koordinasi saja, begitu juga dengan anggarannya dari sumber APBN," kata Isyak.

Isyak Nuka
Isyak Nuka (POS KUPANG/ OBY LEWANMERU)

"Tahun 2020 diharapkan bisa selesai sehingga segera dimanfaatkan. Pada tiga titik ini sudah ada PLBN," tambahnya.

Menurut Isyak, dengan adanya TBI maka semua arus barang yang akan diekspor atau diimpor harus melalui terminal barang tersebut.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved