Breaking News:

Anggaran Untuk Pembangunan Terminal Barang Internasional di Wini Capai Rp. 14 Miliar Lebih

Pembangunan terminal barang internasional Wini menelan dana sebesar Rp. 14 miliar lebih

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi | Editor: Adiana Ahmad
POS-KUPANG.COM/ Thomas Mbenu Nulangi
Tampak alat berat dan truk pengangkut material sedang melakukan aktifitas di lokasi pengerjaan proyek terminal barang internasional di Desa Humsu Wini, Jumat (572019). 

Anggaran Untuk Pembangunan Terminal Barang Internasional di Wini Capai Rp. 14 Miliar Lebih

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU- Pembangunan terminal barang internasional Wini menelan dana sebesar Rp. 14 miliar lebih. Dana sebanyak itu bersumber dari APBN tahun anggaran 2019 di Kementrian Perhubungan RI.

Direktur PT. Timor Indah Mandiri, Sirlus Mau Talo mengatakan hal itu kepada Pos Kupang saat ditemui di lokasi Proyek, Desa Humsu Wini, Kecamatan Insana Utara, Jumat (5/7/2019).

Sirlus mengungkapkan, perusahaannya yakni PT. Timor Indah Mandiri sebagai perusahaan pemenang tender untuk melakukan pengerjaan proyek terminal barang internasional Wini tersebut.

"Jadi proyek ini dikerjakan oleh PT. Timor Indah Mandiri. Sementara itu, CV. Hasta Perkasa Engineering sebagai perusahaan pengawas pelaksanaan proyek ini," jelasnya.

Terminal Barang Internasional Wini Mulai Dibangun

Sesuai dengan isi kontrak jelas Sirlus, anggaran yang dialokasikan untuk melaksanakan pengerjaan proyek tersebut sebesar Rp. 14 miliar lebih yang bersumber dari APBN di Kementerian Perhubungan RI.

"Sesuai kontrak itu anggaran untuk pengerjaan proyek ini sebesar Rp. 14 miliar lebih, dengan lokasi proyek seluas 17.000 meter persegi," terangnya.

Terkait dengan masa waktu pelaksanaan proyek tersebut, jelas Sirlus, proyek tersebut memakan waktu sekitar 180 hari dan sudah mulai melaksanakan pekerjaan sejak tanggal 21 Mei 2019 lalu.

"Sesuai dengan kontrak yang ada, waktu yang diperlukan untuk mengerjakan proyek ini selama 180 hari kerja, dan kita sudah mulai kerja sejak tanggal 21 Mei lalu," terangnya.

Di NTT Akan Dibangun Tiga Terminal Barang Internasional Telan Biaya 37 Miliar

Sirlus menambahkan, perusahaanya optimis bisa menyelesaikan pekerjaan proyek tersebut karena didukung dengan armada yang sangat memadai, seperti alat berat dan truk serta para pekerja yang trampil yang berasal dari masyarakat setempat.

"Selain itu, material kami juga sudah ada ditempat, jadi dengan waktu yang ada kami bisa selesai sesuai dengan target yang ada di dalam kontrak," ungkapnya. (*)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved