Dugaan Korupsi Pengadaan Kapal di KKP dan Bea Cukai Seret Direktur Pangan dan Pertanian Bappenas

Direktur Pangan dan Pertanian Bappenas Sri Yanti Wibisana ikut terseret dalam dugaan korupsi pengadaan kapal di Direktorat Jenderal Bea Cukai dan KKP

Dugaan Korupsi Pengadaan Kapal di KKP dan Bea Cukai Seret Direktur Pangan dan Pertanian Bappenas
DYLAN APRIALDO RACHMAN/KOMPAS.com
Juru Bicara KPK Febri Diansyah 

Dugaan Korupsi Pengadaan Kapal di KKP dan Bea Cukai Seret Direktur Pangan dan Pertanian Bappenas 

POS-KUPANG.COM | JAKARTA- Direktur Pangan dan Pertanian Bappenas Sri Yanti Wibisana ikut terseret dalam dugaan korupsi pengadaan kapal di Direktorat Jenderal Bea Cukai dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Direktur Pangan dan Pertanian Bappenas Sri Yanti Wibisana sebagai saksi dalam kasus tersebut. 

"Yang bersangkutan akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka AMG (Amir Gunawan, Direktur Utama PT Daya Radar Utama)," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah kepada pewarta, Rabu (3/7/2019).

Selain Sri Yanti, penyidik KPK turut memanggil dua saksi lainnya untuk Amir, yaitu Direktur Utama PT Putindo Trada Wisesa Kennardi Gunawan dan Surveyor PT Biro Klasifikasi Indonesia Andi Arman.

KPK sendiri telah mengumumkan empat orang tersangka kasus tindak pidana korupsi pengadaan kapal di Direktorat Jenderal Bea Cukai dan KKP.

Pertama, pada dugaan korupsi pengadaan 16 unit Kapal Patroli Cepat pada Direktorat Penindakan dan Penyidikan Ditjen Bea dan Cukai Tahun Anggaran 2013-2015 ditetapkan tiga tersangka, yaitu Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Istadi Prahastanto (IPR), Ketua Panitia Lelang Heru Sumarwanto (HSU), dan Direktur Utama PT Daya Radar Utama (DRU) Amir Gunawan (AMG). Dugaan kerugian negara dalam perkara ini adalah Rp117.736.941.127.

Atas perbuatannya, tiga tersangka itu disangkakan melanggar pasal 2 ayat (1) atau pasal 3 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

KPK Tetapkan 4 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Kapal Patroli, Siapa Saja?

KPK Kantongi Nama Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Kapal di KKP

KPK Sebut Kerugian Negara Lebih dari Rp 100 Miliar Dalam Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Kapal

Kedua, pada dugaan korupsi pembangunan 4 unit kapal 60 meter untuk Sistem Kapal Inspeksi Perikanan Indonesia (SKlPI) pada Ditjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan KKP Tahun Anggaran 2012-2016 ditetapkan dua tersangka, yaitu Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Aris Rustandi (ARS) dan Direktur Utama PT DRU Amir Gunawan (AMG). Dugaan kerugian keuangan negara Rp61.540.127.782.

Atas perbuatannya, Aris dan Amir disangkakan melanggar pasal 2 ayat (1) atau pasal 3 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul KPK Panggil Direktur Pangan dan Pertanian Bappenas Terkait Korupsi Pengadaan Kapal, http://www.tribunnews.com/nasional/2019/07/03/kpk-panggil-direktur-pangan-dan-pertanian-bappenas-terkait-korupsi-pengadaan-kapal.
Penulis: Ilham F Maulana
Editor: Hendra Gunawan

Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved