VIDEO: Ady Mandala Bilang Tapal Batas TTS-Malaka-TTU, Rawan Konflik

VIDEO: Ady Mandala Bilang Tapal Batas TTS-Malaka-TTU, Rawan Konflik. Saat ini, Ady mengemban jabatan sebagai Kepala Bidang Politik Kesbangpol NTT

VIDEO: Ady Mandala Bilang Tapal Batas TTS-Malaka-TTU, Rawan Konflik

POS-KUPANG.COM, KEFAMENANU -- VIDEO: Ady Mandala Bilang Tapal Batas TTS-Malaka-TTU, Rawan Konflik.

Kepala Bidang Politik Kesbangpol Provinsi NTT, Ady E. Mandala, mengatakan, masalah penyelesaian tapal batas antas Kabupaten TTS, Malaka dan ujungnya di TTU, rawan konflik sosial.

"Ini berdasarkan peta potensi konflik sosial yang ada saat ini. Bahwa potensi konflik sosial yang sering terjadi di Kabupaten TTU, yakni masalah penyelesaian tapal batas daerah seperti di TTS, Malaka, dan ujungnya di TTU," ujarnya.

Ady mengatakan itu, dalam rapat penanganan gangguan konflik sosial di Kabupaten TTU, di Rumah Makan Litani, Kota Kefamenanu, Selasa (2/7/2019).

VIDEO: Ketua Pokdarwis Troso Bantah Menjiplak Motif Khas Sumba

VIDEO: Oma Lina Bilang Ngantuk Kalau Tidak Makan Sirih Pinang

VIDEO: Banyak Pengendara di SoE, TTS Gagal Dapat SIM Gratis

Rapat itu diselenggarakan Dinas Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi NTT itu, dihadiri Kapolres TTU AKBP Rhisian Krisna Budhiaswanto, Dandim 1618/TTU, Letkol Arm. Roni Junaidi, S.Sos dan Kepala Kesbangpol TTU Joseph Kuabib.

Hadir pula beberapa elemen masyarakat, di antaranya tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh perempuan, tokoh adat, forum, komponen strategis lainnya.

Ady mengatakan, potensi konflik sosial lain yang terjadi di Kabupaten TTU, yaitu masalah yang timbul dari dampak pemilihan umum, konflik pertanahan, masalah kriminal, dan lainnya.

"Jadi kami pemerintah provinsi berharap adanya good will dari semua pihak, masyarakat bersama pemerintah untuk menyelesaikan konflik sosial dengan pendekatan postoriti," jelasnya.

VIDEO: Pinang Jenis Ini Paling Laku di Pasaran Sumba Timur, Seperti Apa Bentuknya?

VIDEO: Ini 5 Deretan Zodiak yang Paling Cerewet, Pasangan Kamu Masuk Ga? Yuk Dikepoin Guys

VIDEO: Belum Dapat Sekolah? Yuk Daftar PPDB Online Gelombang II di SMAN 2 Kupang

Menurut Ady, kegiatan yang diselenggarakan itu, dalam rangka melihat dan memetakan berbagai potensi konflik yang ada di daerah.

"Ini dilakukan untuk mencari langkah penyelesaian secara lebih tepat. Model ini nantinya dijadikan sebagai role model atau exercise yang akan dibawa dalam rapat koordinasi penanganan konflik sosial secara terpadu tingkat Provinsi NTT di Flores Timur yang menghadirkan seluruh kabupaten/kota ," tuturnya.

Ady menambahkan, model penanganan konflik sosial yang dibahas di Kabupaten TTU tersebut, akan dijadikan model untuk penanganan kasus yang sama di daerah lain di NTT. (POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu)

Nonton Videonya Di Sini:

Penulis: Frans Krowin
Editor: Frans Krowin
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved