Sirih Pinang di Manggarai Sebagai Salah Satu Simbol Adat

Sirih dan Pinang di Kabupaten Manggarai dan Pulau Flores pada umumnya merupakan simbol adat.

Sirih Pinang di Manggarai Sebagai Salah Satu Simbol Adat
POS-KUPANG.COM/ OBY LEWANMERU
Anggota DPRD NTT, Yohanes Rumat

Sirih Pinang di Manggarai Sebagai Salah Satu Simbol Adat

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM | KUPANG- Sirih dan Pinang di Kabupaten Manggarai dan Pulau Flores pada umumnya merupakan simbol adat.

Simbol ini dilakukan saat penyambutan tamu.

Hal ini disampaikan Anggota DPRD NTT asal Manggarai Raya, Yohanea Rumat,S.E ,Selasa (2/7/2019).

Menurut Yohanes, sirih pinang di Manggarai sudah termasuk salah satu simbol adat istiadat.

Rianto Jati Mengaku Habiskan Rp 50.000 Setiap Hari Untuk Beli Sirih dan Pinang

"Jadi kalau di Manggarai sirih pinang juga sebagai salah satu simbol adat penyambutan setelah tamu sudah duduk diruang tamu,terurama acara adat," kata Yohanes.

Dijelaskan, sirih pinang merupakan budaya masyarakat yang lahir sejak nenek moyang dan tersebar di beberapa daerah kabupaten dan kota di NTT.

"Tentu sirih pinang ini bermakna ganda antara lain sirih pinang dalam arti sesungguhnya yaitu sirih pinang ini disuguhi untuk dimakan oleh oleh keluarga atau tamu yang bertandan ke rumah kita atau disuguhi pada saat acara adat maupun pada saat menyambut tamu kehormatan," jelasnya.

Parade 1000 Periuk Tanah Akan Meriahkan Festival Literasi Nagekeo

Sedangkan makna lain ,Anggota Komisi V DPRD NTT ini mengatakan, makna lain dari sirih pinang yakni sirih pinang bisa diartikan balas jasa atas pengakuan terhadap jasa orang lain sebagai tanda terima kasih.

"Jadi bisa juga sebagai ungkapan yerima kasih terhadap sesama dalam suatu urusan, baik itu karena kita bersalah maupun dalam urusan terima kasih ketika mendapat kesuksesan," ujarnya.

Dikatakan, dengan kondisi tersebut, maka sirih pinang ini bukan hanya di pulau Timor ,tapi juga di pulau lain pun sirih pinang telah menyatu dengan kehidupan masyarakat pemilik budaya sirih pinang," ujarnya.(*)

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved