Dapat Opini WDP dari BPK NTT, Ketua DPRD Sabu Raijua Berharap Tahun Depan WTP

Dapat Opini WDP dari BPK NTT, Ketua DPRD Sabu Raijua Berharap Tahun Depan WTP

Dapat Opini WDP dari BPK NTT, Ketua DPRD Sabu Raijua Berharap Tahun Depan WTP
POS-KUPANG.COM/Oby Lewanmeru
Kepala Perwakilan BPK Provinsi NTT, Adi Sudibyo menyampaikan arahan saat penyerahan LHP BPK terhadap LKPD Sabu Raijua, Jumat (28/6/2019). 

Dapat Opini WDP dari BPK NTT, Ketua DPRD Sabu Raijua Berharap Tahun Depan WTP

POS-KUPANG.COM | KUPANG - BPK Perwakilan NTT memberikan opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) terhadap Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Sabu Raijua tahun anggaran 2018.

Penyerahan ini berlangsung di ruang Sekretariat Perwakilan BPK NTT, Jumat (28/6/2019). Penyerahan dilakukan langsung oleh Kepala Perwakilan BPKP Provinsi NTT, Adi Sudibyo kepada Ketua DPRD Sabu Raijua, Paulus R. Tuka dan Sekda Sabu Raijua, Septenius Bule Logo,S.H,M.Hum.

Polres Belu Gelar Olahraga Bersama TNI, Ini Tujuannya

Ketua DPRD Sabu Raijua, Paulus Rabe Tuka mengatakan, beberapa tahun ini Kabupaten Sabu Raijua mendapat opini WDP, namun diharapkan kedepan bisa mendapat WTP.

"Kita harapkan kedepan Sabu Raijua bisa dapat opini WTP," kata Paulus.

Dia mengatakan, opini yang diberikan Perwakilan BPK Provinsi NTT memberi arti dan warna dalam manajemen pengelolaan keuangan daerah.

Marianus Gaharpung: Tunjangan Perumahan dan Transportasi DPRD Sikka Mirip Proyek NTT Fair

"Rekomendasi yang ada akan diselesaikan bersama,melalui kebijakan efektif guna pengelolaan anggaran yang lebih baik," katanya.

Kepala Perwakilan BPK Provinsi NTT, Adi Sudibyo mengharapkan inspektorat dan Kadis Pendidikan Sabu Raijua bisa mengawasi pengelolaan dana BOS.

"Kami berharap catatan yang menjadi masalah bisa cepat diselesaikan, sehingga kedepan ,kami berharap ada kenaikan opini di Sabu Raijua," kata Adi.

Dia menjelaskan, akun yang menjadi pengecualian pada LKPD dengan opini WDP adalah terkai aset tetap dengan permasalahan terdapat KDP Tahun 2010-2017 yang telah selesai dan dimanfaatkan, namun belum jelas status penyelesaiaannya sehingga berpengaruh pada kewajaran perhitungan bebban penyusutan dan nilai akumulasi aset tetap.

Halaman
12
Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved