Polisi Sebut Kivlan Zen Tidak Kooperatif, Djuju Purwantoro: Dari Sisi yang Mana?

Polisi Sebut Kivlan Zen Tidak Kooperatif, Djuju Purwantoro: Dari Sisi yang Mana?

Polisi Sebut Kivlan Zen Tidak Kooperatif, Djuju Purwantoro: Dari Sisi yang Mana?
KOMPAS.com/RINDI NURIS VELAROSDELA
Mayor Jenderal (Purn) Kivlan Zen memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya untuk menghadiri agenda konfrontrasi sejumlah saksi diantaranya Iwan Kurniawan dan Habil Marati, Selasa (18/6/2019). 

Polisi Sebut Kivlan Zen Tidak Kooperatif, Djuju Purwantoro: Dari Sisi yang Mana?

POS-KUPANG.COM | JAKARTA - Pengacara Kivlan Zen, Djuju Purwantoro, meminta Polisi menjelaskan alasan mereka menyebut kliennya tidak kooperatif selama penanganan kasus dugaan makar dan kepemilikan senjata api ilegal.

"Tidak kooperatifnya dari sisi yang mana? Kita juga tidak menemukan pengertian tidak kooperatif dari sisi yang mana karena setiap pemeriksaan dan panggilan, kita ikuti sesuai aturan hukum," ujar Djuju saat dikonfirmasi Kompas.com, Senin (24/6/2019).

Pengusaha Taiwan Melompat dari Gedung Tinggi Setelah Dinyatakan Bersalah Jual Minyak Ilegal ke Korut

Ia menanggapi pernyataan Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo yang menyebut Kivlan tidak kooperatif.

Atas dasar itu, polisi tak mengabulkan permohonan penangguhan penahanan Kivlan. "Untuk Pak KZ, ada pertimbangan penyidik juga, baik secara obyektif maupun secara subyektif. Salah satunya ada hal yang tidak koorporatif menyangkut masalah pokok perkara yang saat ini sedang didalami oleh penyidik," kata Dedi di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (21/6/2019).

Gempa Bumi Berkekuatan 7,4 M di Laut Banda Getarannya Dirasakan hingga Australia

"Hal itu yang menjadi pertimbangan penyidik kenapa sampai hari ini penyidik belum mengabulkan permohonan penangguhan Pak KZ. Semua masih berproses," kata dia.

Kivlan ditetapkan sebagai tersangka kasus makar dan kepemilikian senjata api ilegal untuk rencana pembunuhan tokoh nasional.

Ia ditahan di Rumah Tahanan Guntur, Jakarta Selatan. Kasus dugaan kepemilikan senjata api yang menjerat Kivlan ini berkaitan dengan penetapan enam tersangka yang menunggangi aksi unjuk rasa menolak hasil Pilpres 2019, di Jakarta, pada 21-22 Mei 2019.

Masing-masing tersangka berinisial HK, AZ, IR, TJ, AD, dan AF. (Kompas.com/Rindi Nuris Velarosdela)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Polisi Sebut Kivlan Zen Tidak Kooperatif, Ini Tanggapan Pengacara...",

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved