Pemkab Ngada Bentuk Tim Identifikasi dan Verifikasi Bansos 2018

Pihak Pemkab Ngada Membentuk Tim Identifikasi dan Verifikasi Bansos 2018

Pemkab Ngada Bentuk Tim Identifikasi dan Verifikasi Bansos 2018
ISTIMEWA
Suasana rapat di Aula Setda Ngada, Selasa (11/6/2019). 

Pihak Pemkab Ngada Membentuk Tim Identifikasi dan Verifikasi Bansos 2018

POS-KUPANG.COM | BAJAWA - Menyikapi hasil penelusuran Badan Pemeriksa Keuangan, terkait penyaluran dana Bansos di Ngada, yang tidak sesuai ketentuan dan tidak tepat sasaran, maka Pemda Ngada Bentuk Tim Identifikasi dan Verifikasi Bansos 2018.

Informasi yang dihimpun POS- KUPANG.COM, Rabu (12/6/2019) menyebutkan hal tersebut disampaikan Penjabat Sekda Hironimus Reba Watu, saat memimpin rapat persiapan, Selasa (11/6/2019) di Aula Setda Ngada di Kota Bajawa.

Kasus Kekerasan di SMK Pelayaran Bina Maritim Maumere, Ini Penjelasan Dinas Dikbud NTT

Selain temuan BPK, juga pengaduan masyarakat ke KPK tentang penyaluran bansos yang tidak tepat sasaran.

Rapat pembahasan Bansos ini dihadiri Kepala Badan Keuangan Wempy Bate, Sekertaris Inspektorat, Charles Wago serta Pimpinan OPD terkait.

Pakai Sepatu Boneng, Rambut Diparas, Siswa SMK Bina Maritim Maumere Dianiaya Senior

Menurut Hironimus, ada 1277 kelompok dan warga penerima Bansos 2018, yang tersebar di seluruh Kecamatan.

Secara teknis, BP-Litbang dan Keuangan akan membahas dan menyiapkan format kuisioner yang akan dibawa oleh Tim ke lapangan.

Ada 7 tim yang disiapkan, untuk mengunjungi penerima bansos satu per satu, untuk dimintai informasi bansos.

Tim ini akan turun melihat langsung kondisi penerima bansos. Jenis informasi yang akan diperoleh diantaranya besaran bansos yang diterima, peruntukan atau digunakan untuk apa, apakah tepat sasaran, secara sosial ekonomi apakah layak sebagai penerima bansos.

Tahun 2018, anggaran yang terdistribusi untuk bansos sebesar 15 milyar rupiah. Besaran penerima bansos berbeda-beda dan langsung ditransfer ke rekening penerima.

Tim ini akan mulai bekerja sejak tanggal 17 - 24 Juni 2109. Hasil identifikasi dan verifikasi ini nantinya akan diserahkan kepada Pimpinan Daerah, untuk dievaluasi dan ditindaklanjuti. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gordi Donofan)

Penulis: Gordi Donofan
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved