Karutan Bajawa Sebut Tidak Ada Biaya Duka bagi Napi yang Meninggal Dunia

Penjelasan Karutan Bajawa, Tidak Ada biaya duka bagi Napi yang Meninggal Dunia

Karutan Bajawa Sebut Tidak Ada Biaya Duka bagi Napi yang Meninggal Dunia
KOMPAS.com/SHUTTERSTOCK
Ilustrasi tewas 

Penjelasan Karutan Bajawa, Tidak Ada biaya duka bagi Napi yang Meninggal Dunia

POS-KUPANG.COM | BAJAWA - Kepala Rutan Kelas II B Bajawa Mustawan, menjelaskan pihaknya sama sekali tidak menyiapkan biaya duka bagi Narapidana yang meninggal dunia.

Mustawan menjelaskan dalam ketentuan sama sekali tidak disiapkan biaya untuk Napi yang meninggal baik untuk biaya transportasi,peti jenazah atau biaya lainnya untuk mereka yang meninggal saat masih menjadi tahanan atau Narapidana.

SMAN 2 Waingapu, Sumba Timur Hanya Pakai MPLS Bagi Siswa Baru

Namun demikian pihaknya merasa penting untuk mengambil bagian hanya karena rasa kemanusiaan untuk membantu keluarga duka.

"Saya dan teman teman Petugas Rutan urunan uang untuk sekedar mengungkapkan rasa duka kami," ujar Mustawan, Rabu (12/6/2019).

Ia menyebutkan dengan meninggalnya dua Narapidana tersebut diharapkan Pemerintah Kabupaten Ngada maupun Kabupaten Nagekeo untuk dapat berpikir guna membantu mereka yang meninggal namun masih berstatus Narapidana untuk dapat memberikan perhatian meringankan beban keluarga duka.

Oknum Kades Sungkaen Tidak Ditahan, Tapi Hanya Dikenakan Wajib Lapor Diri

Ia mengatakan Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1999 pada pasal 16 hingga 18 mengatur tentang hal tersebut.

Ia menjelaskan bahwa Pasal 16 ayat 1 Pemeriksaan kesehatan dilakukan palingg sedikit 1 (satu) kali dalam 1 (satu) bulan dan dicatat dalam kartu kesehatan.

Ayat 2 dalam hal Narapidana atau Anak Didik Pemasyarakatan ada keluhan mengenai kesehatannya, maka dokter atau tenaga kesehatan lainnya di LAPAS wajib melakukan pemeriksaan.

Lanjut Mustawan, ayat 3 dijelaskan bahwa apabila dari hasil pemeriksaan kesehatan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dan ayat (2) ditemukan adanya penyakit menular atau membahayakan, maka penderita tersebut dirawat secara khusus.

Halaman
1234
Penulis: Gordi Donofan
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved