Marak Beredar Uang Palsu, Wakapolres Ngada Ingatkan Masyarakat Harus Teliti

Polres Ngada Kompol I Made Surya Wiryawan, mengaku tak bisa dipungkiri bahwa saat ini marak beredarnya uang palsu yang meresahkan masyarakat

Marak Beredar Uang Palsu, Wakapolres Ngada Ingatkan Masyarakat Harus Teliti
POS-KUPANG.COM/ GORDI DONOFAN
Suasana kegiatan pendidikan dan pelatihan Kades baru tingkat Kabupaten Nagekeo, di Aula Hotel Sinar Kasih Mbay, Senin (2052019). 

Marak Beredar Uang Palsu, Wakapolres Ngada Ingatkan Masyarakat Harus Teliti

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Gordi Donofan

POS-KUPANG.COM | MBAY- Wakapolres Ngada Kompol I Made Surya Wiryawan, mengaku tak bisa dipungkiri bahwa saat ini marak beredarnya uang palsu yang meresahkan masyarakat.

Untuk itu, ia meminta dan mengingatkan masyarakat harus teliti dan cepat melaporkan kepada pihak berwajib jika ditemukan ada orang yang sengaja menggunakan uang palsu untuk bertransaksi.

"Kalau uang palsu beredar, uang pecahan 100.000 di Maropokot dan di Bajawa di 50.000. Modus yang mereka lakukan masuk sore atau malam ke kios-kios untuk belanja, kita mesti teliti dan terawang uang tersebut baik-baik. Jangan sampai esok paginya baru lihat dan baru sadar ternyata uang palsu. Memang masih maraknya penggunanaan uang palsu," ujar Kompol Surya Wiryawan, saat memberikan materi dalam kegiatan pendidikan dan pelatihan bagi 44 Kepala Desa baru tingkat Kabupaten Nagekeo.

Peringatan Dini! Ada Potensi Angin Kencang dan Gelombang Tinggi di Perairan NTT Hari Ini

Kegiatan pendidikan digelar sejak Senin (20/5/2019) hingga Rabu (22/5/2019) bertempat di Aula Hotel Sinar Kasih Mbay, Kabupaten Nagekeo.

Kompol Surya Wiryawan menerangkan pihak terus melaksanakan upaya deteksi dini mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Ia meminta kerjasama pihak Pemerintah Desa mulai dari masyarakat, pemuda, RT/RW, tokoh Agama, tokoh adat dan tokoh masyarakat, dusun dan Kades.

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Sejumlah Wilayah Hari Ini Selasa 21 Mei 2019

Jika ada hal-hal yang mencurikan silakan menghubungi pihak berwajib. Karena memang itu tindakan yang meresahkan masyarakat.

"Kami ada upaya mendeteksi dan kita harus teliti dan diterawang baik-baik saat menerima uang dari orang. Untuk penambahan anggota di Pelabuhan Maropokot, tetap kita berusahan menambah anggota," ujarnya.(*)

Penulis: Gordi Donofan
Editor: Adiana Ahmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved