Pilpres 2019

FPI akan Turun dalam Gerakan Kedaulatan Rakyat 22 Mei, PBNU Ingatkan Jangan Main-main!

FPI akan turun dalam Gerakan Kedaulatan Rakyat, Amerika Ingatkan Teror Jelang 22 Mei, PBNU Ingatkan Jangan Main-main!

Editor: Bebet I Hidayat
SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
Ilustrasi - Rizieq Shihab dikawal ketat para pengikut FPI, saat tiba di bandara Juanda Surabaya, Selasa (11/4/2017). 

Mereka yang belum mendaftar di Smart Traveller Enrollment Program (STEP) untuk mendapat informasi keamanan, diserukan untuk segera mendaftar.

Juga mengikuti informasi terkini yang disampaikan di jaringan sosial media Kedutaan Besar Amerika di Jakarta dan kantor konsulat di Surabaya.

Sejumlah nomor kontak juga disampaikan dalamperingatan keamanan ini.

Berikut isi lengkap peringatan keamanan Kedubes Amerika Serikat yang dilansir situs resminya:

Location: Indonesia, country-wide

Event: On May 22, 2019, the General Election Commission (KPU) is expected to announce the official results of the Indonesian presidential and parliamentary elections. Indonesian police officials have publicly cited a heightened risk of terrorism in connection with the finalization of election results, and media has reported recent arrests of Indonesians on terrorism charges. Demonstrations are possible at election-related offices and other public sites in central Jakarta, including the KPU compound in Menteng, and the Election Supervisory Board (known as BAWASLU) on Jl. Thamrin. Demonstrations may also take place at election-related offices in other cities, including Surabaya and Medan. Indonesian Police have stated that additional security personnel will secure election-related sites and other locations in greater Jakarta. Expect road closures and significant traffic disruptions in areas where demonstrations occur.

Actions to Take:

Avoid areas where demonstrations or political rallies are occurring and exercise caution if within the vicinity of any large gathering.
Stay current with media coverage of local events, be aware of your surroundings, and practice personal security awareness at all times.
Enroll in the Smart Traveler Enrollment Program (STEP) to receive security updates.
Follow the U.S. Consulate General in Surabaya on Twitterand Facebook and the U.S. Embassy in Jakarta on Twitter and Facebook
Assistance:

U.S. Consulate General Surabaya, +6231-297-5300; after-hours:+6281-133-4183, SurabayaACS@state.gov, https://id.usembassy.gov/
U.S. Embassy Jakarta, +62-21-5083-1155; after-hours:+62-21-5083-1000 then press 0, JakartaACS@state.gov, https://id.usembassy.gov/
U.S. State Department–Consular Affairs -888-407-4747 or 202-501-4444
Indonesia Country Specific Information
Enroll in the Smart Traveler Enrollment Program (STEP)to receive updates. Follow U.S. State Department – Consular Affairs on Twitter and Facebook

Ketua PBNU Sikapi Gerakan People Power

Sementara itu, Ketua PBNU KH Said Aqil Siradj membagikan sebuah tayangan channel Youtube Official Pagar Nusa.

KH Said Aqil Siradj membagikan hal itu dalam akun Twitter terverifikasinya.

Ia meretweet unggahan PP PSNU Pagar Nusa @PagarNusa_NU pada 10 Mei 2019.

Isinya bahwa Pagar Nusa siap untuk menjaga demokrasi dan NKRI.

Cuitan KH Said Aqil Siradj, Ketua PBNU.
Cuitan KH Said Aqil Siradj, Ketua PBNU. (Twitter)

“Banyak orang bilang, kelompok yang disinyalir radikal lebih solid ketimbang Nahdlatul Ulama. Kita harus merapatkan barisan, jaga soliditas. Siapapun yg bermain2 dgn demokrasi & NKRI akan berhadapan langsung dgn pendekar Pagar Nusa,” kata Gus
@nabilharoen
(link: http://youtu.be/P7wQLWuLbrg) youtu.be/P7wQLWuLbrg

Dalam tayangan Youtube tersebut merupakan Latihan Gabungan Pagar Nusa yang digelar di Sukoharjo, 28 April 2019.

Pada tayangan itu, anggota Pagar Nusa menunjukkan kebolehannya dalam ilmu bela diri.

Ma'ruf Amin Berharap Tidak Ada Gerakan Massa Jelang Pengumuman Hasil KPU Pada 22 Mei 2019

Calon Wakil Presiden nomor urut 01, KH Maruf Amin berharap tidak ada gerakan massa menjelang pengumuman hasil Pemilu pada 22 Mei 2019.

Menurut KH Maruf Amin, keamanan dan kepentingan negara lebih penting dari pada kepentingan sekelompok orang.

Hal itu disampaikan KH Maruf Amin usai menghadiri acara buka puasa bersama Tim Kampanye Nasional (TKN) di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (17/5/2019).

"Saya harap tidak terjadi itu. kenapa? menjaga negara dan keutuhan bangsa, keamanan, ketenteraman, kita harus berpikir bahwa menjaga negara, mengutamakan negara dan bangsa harus lebih kita utamakan. Kita dahulukan daripada kepentingan-kepentingan kelompok dan kepentingan sesaat," ucap KH Maruf Amin.

KH Maruf Amin pun mengingatkan, pihak-pihak yang tidak terima dengan hasil Pemilu bisa menempuh jalur konsitusional seperti melaporkan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK).

"Kita tunggu pengumuman dari KPU, menunggu apakah ada gugatan-gugatan baik melalui Bawaslu atau melalui MK. sudah itu nanti, sesudah penetapan oleh KPU tentu kita akan lakukan langkah-langkah yang semestinya," kata KH Maruf Amin.

Selain itu, ia juga meminta kepada elit partai politik agar bisa menahan diri untuk mengikuti aturan main yang sudah disepakati melalui Pemilu damai 2019.

Hal itu dimaksudkan untuk menjaga agar tak terjadi gejolak di lapisan masyarakat.

"Kepada para tokoh, tokoh agama maupun negarawan, kita ajak supaya kita bersama-sama mengawal ini dan meredam supaya tidak terjadi gejolak di masyarakat," ujarnya. (Tribunnews.com/ POS-KUPANG.COM)

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved