Parpol Kurang Antusias Kirimkan Saksi Ikut Pembekalan Oleh Bawaslu TTS

Partai politik di kabupaten TTS kurang Antusias dalam mengirimkan saksi TPS nya untuk mengikuti pembekalan saksi yang dilakukan oleh Bawaslu TTS

Parpol Kurang Antusias Kirimkan Saksi  Ikut Pembekalan Oleh Bawaslu TTS
POS-KUPANG.COM/ DION KOTA
Ketua Bawaslu TTS, Melky Fay

Parpol Kurang Antusias Kirimkan Saksi  Ikut Pembekalan Oleh Bawaslu TTS

Laporan Reporter Pos-Kupang.Com, Dion Kota

POS-KUPANG.COM | SOE- Partai politik di kabupaten TTS kurang Antusias dalam mengirimkan saksi TPS nya untuk mengikuti pembekalan saksi yang dilakukan oleh Bawaslu Kabupaten TTS.

Padahal, Bawaslu Kabupaten TTS membuka kuota sebanyak 1.239 pengawas per partai politik guna mengikuti pembajakan saksi, namun yang hingga saat ini para saksi hanya memasukan satu atau dua nama saksi per kecamatan.

" Sudah, parpol sudah masukan nama-nama saksi untuk mengikuti pembekalan, tetapi rata-rata Parpol hanya mengirimkan satu atau dua nama per kecamatannya. Padahal kita buka untuk per TPS satu saksi. Sehingga ada 1.239 saksi per Parpol, tetapi ternyata yang dikirim Parpol kurang dari kuota yang kita sediakan," ungkap Ketua Bawaslu Kabupaten TTS, Melky Fay kepada pos kupang, Jumat (5/4/2019) di ruang kerjanya.

Melky Fay: Bawaslu TTS Cium Aroma Money Politics

Elektabilitas PPP Turun Bukan karena OTT Romahurmuziy, Ini Pemicunya

Terkait teknis pembekalan kepada saksi Parpol lanjut Melky, Bawaslu Kabupaten akan terlebih dahulu melakukan pembekalan kepada para anggota Panwascam di 32 kecamatan dari tanggal 4 hingga 6 April.

Usai pembekalan terhadap Panwascam, selanjutnya, Panwascam yang akan memberikan pembekalan kepada saksi Parpol berpusat di kecamatan masing-masing.

Targetnya, kegiatan pembekalan saksi Parpol akan rampung dibawah tanggal 10 April.

Selain memberikan Bimtek singkat kepada saksi Parpol, para saksi Parpol juga akan diberikan buku saku terkait tugas, tanggung jawab dan fungsi saksi Parpol saat pemilu mendatang.

" Kita hanya melakukan fasilitas untuk pembekalan saksi Parpol, sedangkan honor pengawasan Parpol tentunya dari Parpol yang bersangkutan," tegas Melky.

Bawaslu TTS: Pengawasan Partisipatif Masyarakat Sangat Penting Dalam Pengawasan Pemilu

Bawaslu TTS Ancam Turun Paksa APK Dipasang tak Sesuai Zona di TTS

Ketika disinggung terkait dugaan pelanggaran pemilu yang saat ini ditangani Bawaslu Kabupaten TTS, Melky mengaku, sejauh ini masih berupa pelanggaran administrasi.

Ia membenarkan jika belum lama ada laporan dari anggota DPRD Kabupaten TTS, Arifin Betty terkait dugaan money politik dengan modus bantuan ke gereja. Namun saat dilaporkan, tidak disertai dengan bukti pendukung.

" Pak Arifin pernah datang bersama dua warga ke Bawaslu Kabupaten TTS melaporkan terkait dugaan money politik di gereja dengan modus bantuan sosial. Tetapi sayangnya hanya laporan lisan tanpa ada bukti. Kita coba telusuri sampai ke lapangan, tetapi saat hendak kita konfirmasi kembali deangan dua orang saksi yang dibawa Pak Arifin mereka tidak mau datang lagi," keluh Melky. (*)

Penulis: Dion Kota
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved