Intip Tips Dari Forum Perempuan Rahimku SBD Agar Caleg Perempuan Bisa Duduk di Legislatif

Ketua Forum Perempuan Rahimku Kabupaten Sumba Barat Daya, Fransiska Lali memberi tips agar caleg perempuan bisa terpilih di Pemilu mendatang.

Intip Tips Dari Forum Perempuan Rahimku SBD Agar Caleg Perempuan Bisa Duduk di Legislatif
Ist
Ilustrasi

Intip Tips Dari Forum Perempuan Rahimku SBD Agar Caleg Perempuan Bisa Duduk di Legislatif

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter

POS-KUPANG.COM | TAMBOLAKA- Ketua Forum Perempuan Rahimku Kabupaten Sumba Barat Daya, Fransiska Lali mengatakan, saat ini dan seterusnya hingga menjelang pencoblosan pada hari pelaksanaan pemilu legislatif dan pilpres tanggal 17 April 2019, banyak wajah baru tak diundang, tiba-tiba datang ke rumah mama-mama sekalian.

Kedatangannya bukan sekedar jalan-jalan tetapi memiliki misi politik mencari dukungan suara agar terpilih tanggal 17 April 2019. Tak malu pula, ia akan menawarkan sejumlah janji politik bahkan sejumlah uang agar memilihnya pada tanggal 17 April 2019.

Terhadap hal itu, ia menyarankan, masyarakat khususnya kaum perempuan SBD menerimanya dengan senang hati. Itu rezeki, tak mungkin datang lagi. Namun, pada saat memilih pada tanggal 17 April 2019, pilihlah calon perempuan sesuai hati nuraninya.

Bengkel APPeK Beri Pelatihan Kampanye terhadap Caleg Perempuan, Ini Imbauan Emi Nomleni

Caleg Perempuan Jangan Saling Membunuh Saat Berjuang Merebut Kursi DPRD SBD

Demikian saran Fransiskan Lali ketika tampil bersama Ketua KPU SBD, Mikael Bulu dan anggota komisioner KPU.SBD, Roni Malelak sebagai pembicara pada acara sosialisasi dan pendidikan pemilih perempuan di Oro.Beach, SBD, Jumat (15/3/2019). Menurutnya, sebagai kaum perempuan, kita harus memiliki komitmen kuat untuk mengantarkan calon perempuan duduk di kursi legislatif SBD tanggal 17 April 2019 tanpa terpengaruh dengan janji manis dan uang sekalipun.

Karena itu, ia menghimbau masyarakat SBD umumnya dan kaum perempuan khususnya mewaspadai wajah baru tiba-tiba datang ke rumah yang memiliki misi politik tertentu.

Sementara itu, Ketua KPU SBD, Mikael Bulu, S.H meminta para pengawas pemilu mengintensifkan staf di lapangan guna mencegah adanya politik uang. (*)

Penulis: Petrus Piter
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved