HOAX
Mahasiswa di Maumere Ditangkap Karena Sebar Hoax Berikut 3 Kasus Hoax yang Hebohkan Masyarakat NTT
Mahasiswa di Maumere Ditangkap Karena Sebar Hoax Berikut 3 Kasus Hoax yang Hebohkan Masyarakat NTT.
Penulis: Eugenius Moa | Editor: maria anitoda
Pelaku diduga melakukan penyebaran berita bohong dengan maksud untuk membuat resah masyarakat.
Telah dilaksanakan pemeriksaan terhadap pelaku dan saksi-saksi, serta telah diamankan Barang Bukti (BB) berupa 1 unit Hp Samsung.
• WOW! Unwira Kupang Bangun BLK Bahasa dan Budaya Untuk PMI asal Provinsi NTT
• Live Streaming & Sinopsis Sinetron SCTV, Cinta Suci Edisi Malam Ini Episode Rabu 20 Februari 2019
• Ini Bandit Spesialis Pembobol Perumahan yang Tertangkap
Pelaku diduga melanggar pasal 45A ayat 1 jo pasal 27 UU No. 19 Tahun 2016 sebagai pengganti UU No.11 Tahun 2008 tentang ITE dengan ancaman 6 tahun penjara dan denda Rp 1M (Satu Miliar Rupiah).
2. Ancaman Bom Korem Wirasakti Kupang NTT
Polres Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) sedang menyelidiki akun Facebook teror bom yang ramai dibicarakan warga, Senin (14/5/2018).
Proses penyelidikan ini dilakukan lantaran postingan teror bom yang ditujukan ke Makorem 161 Wirasakti Kupang.
Postingan ini dinilai sudah sangat meresahkan banyak orang, di saat ancaman bom teroris yang terjadi di mana-mana dan sudah terjadi berulang-ulang kali di Surabaya, sejak kemarin hingga saat ini.
Postingan tersebut dilakukan oleh akun Facebook dengan nama Richo Lumba.
Richo dalam postingannya itu menulis "Untuk NTT blom sampai saatnya. Kalian tnggu aja kami akan BOM langsung di KOREM", di group Facebook 'Viktor Lerik (veki lerik) bebas bicara bicara bebas...'.
• Apa Yang Dilakukan Warga Oebufu Kota Kupang Ini Patut Ditiru Loh
• Di Satar Mese, Jaringan Listrik Datang Warga Keberatan Pohonnya Ditebang. Ini Langkah Camatnya !
• Teenager: Teeners Ini Tips dan Kata Mutiara Agar Membangun Rasa Saling Percaya Dengan Pasangan
Postingan ini kemudian meledak dengan tanggapan dari Netizen.
Berbagai komentar panas dilontarkan Netizen untuk menanggapi postingan Richo, kemudian berkembang hingga diketahui oleh pihak kepolisian.
Pihak Kepolisian Resort Kupang Kota langsung bergerak secara cepat untuk menyelidiki keberadaan akun bernama Richo Lumba tersebut.
Proses penyelidikan segera dilakukan untuk menjaga postingan ini tidak berkembang lebih meluas dan mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat di Kota Kupang.
Kapolres Kupang Kota, AKBP Anthon C. Nugroho sangat menyesalkan oknum yang memposting ancaman bom tersebut.
Pihaknya sedang melakukan proses penyelidikan dan menghimbau agar masyarakat jangan mudah terprovokasi dengan penyebaran isu seperti ini.