Berita Nasional

Selain Dosen Di Kupang, Berikut Deretan Dosen Di Indonesia Yang Pernah Kedapatan Selingkuh

Selain Dosen Di Kupang, Berikut Deretan Dosen Di Indonesia Yang Pernah Kedapatan Selingkuh.

Penulis: Maria Enotoda | Editor: maria anitoda
(THINKSTOCK)
Selain Dosen Di Kupang, Berikut Deretan Dosen Di Indonesia Yang Pernah Kedapatan Selingkuh. 

Pihak Sat Pol PP langsung bergerak cepat dan melakukan pertolongan kemudian membawa korban ke dalam kamar.

Diduga karena merasa malu,  Marieti kembali berupaya melakukan bunuh diri dengan memegang sebuah silet dan berusaha memotong urat nadi pergelangan tangan sebelah kirinya.

Aksi pertolongan pun kembali terjadi dengan mendobrak pintu kamar kemudian silet yang ada di tangan Marieti langsung direbut.

Usai terlihat tenang, kemudian Marieti dan Tampung Saman yang merupakan dosen bahasa Inggris di kampus ternama tersebut dengan status pegawai negeri aktif ini membuat pernyataan dengan dibubuhi materai untuk tidak mengulangi perbuatannya.

Namun, apabila dikemudian hari kembali melakukan hal serupa keduanya siap ditindak secara hukum.

Kepada wartawan, Kepala Seksi Pengawasan Satpol PP Kota Palangka Raya, Reanson Gantar menjelaskan keduanya mengaku berselingkuh dan telah disepakati membuat surat pernyataan untuk tidak berhubungan dan mengulangi perbuatannya lagi.

Tidak mengaulangi perbuatan mereka berselingkuh dan jika mengulangi maka siap bertanggung jawab secara hukum adat dan hukum yang berlaku di negara ini,” ungkapnya.

ilustrasi selingkuh
ilustrasi selingkuh (net)

Reanson menegaskan kalau perempuan bernama Marieti sempat mengalami stres dan terpukul karena diminta untuk tidak berhubungan dengan sang pujaan hatinya tersebut.

Sempat kita pegang (tangan Marieti) sehingga tidak terjadi upaya bunuh diri, tegasnya.

Ketika ingin dikonfirmasi kepada Tampung N Saman dan Marieti, keduanya tidak bersedia memberikan komentar termasuk juga dengan pihak isteri dan anaknya Tampung N Saman. 
 

4. Dosen OS

Seorang dosen perempuan berinisial OS, 40, kepergok berdua di kamar hotel dengan mantan pejabat Pemprov Sumbar, Senin (9/7). Dari hasil introgasi, OS mengaku melakukannya karena sang suami memiliki kelainan seks alias hiperseks.

Kepada penyidik Dinas Pol PP Sumbar, OS mengaku kerap mendapatkan perlakuan kasar di atas ranjang dari sang suami. Saat berhubungan suami istri, tak jarang OS mendapat pukulan. Sehingga, setiap kali suaminya minta dilayani, OS mengaku ketakutan.

"Pengakuannya begitu. Suaminya hiperseks," kata Kepala Dinas Pol PP dab Damkar Sumbar, Zul Aliman.

OS sendiri, lanjut Zul Aliman, telah memiliki dua orang anak. Seorang duduk di bangku SD dan satunya lagi di SMP. Saat ngamar dengan AE, diketahui suaminya tengah di Pasaman. "Dia takut ketemu suaminya dan mohon-mohon agar tidak diberitahu," terang Zul Aliman.

Meski demikian, terang Zul Aliman, pihaknya tetap memproses kasus tersebut sesuai tupoksi Saptol PP sebagai pasukan penegak Perda yang diatur UU Nomor 23 Tahun 2014 Pasal 255. Ketiganya juga sudah membuat surat perjanjian.

ilustrasi
ilustrasi (ISTIMEWA)

"Pokoknya suami atau pihak keluarganya datang untuk menjemput dan menyelesaikan kasus ini," tegas Zul Aliman.

Akhirnya, sekitar pukul 22.30 Wib Senin malam (9/7), suami OS datang ke kantor Dinas Pol PP Sumbar. "Begitu tau suaminya datang, OS ini kejang-kejang. Nah, saya perintah anak buah untuk bawa dia ke rumah sakit. Eh, dia sadar lagi," beber Zul.

Saat diperiksa, suami OS justru membantah tudingan hiperseks yang diungkapnya istrinya kepada petugas. Menurutnya, ungkapan tersebut hanya alasan agar suaminya tidak diberitahu.

"Kata suaminya, hubungan mereka harmonis dan baik-baik. Baru-baru ini, suaminya juga mentransfer uang kebutuhan istri dan anak-anak," beber Zul menirukan pengakuan suami OS.

Lama berunding, akhirnya suami OS memutuskan pulang sekitar pukul 04.00 Wib dini hari Selasa (10/7). Sedangkan oknum dosen, meninggalkan kantor Pol PP Sumbar sekitar pukul 06.30 Wib pagi Selasa dan diantar petugas untuk menaiki bus menuju kampungnya di Padang Panjang.

Sementara, oknum ASN Pemprov Sumbar, AE dan istrinya, lebih dahulu meninggalkan kantor Pol PP Sumbar.

Mereka juga pulang sendiri-sendiri.

Kini, nasi telah menjadi bubur.

Persoalan keluarga diserahkan sepenuhnya pada pihak bersangkutan.

Sedangkan soal sanksi yang akan diberikan kepada oknum AE yang memang ASN Pemprov Sumbar masih terus diproses. 

5. Dosen Politani Kupang

 Masyarakat Kota Kupang dihebohkan dengan kabar perselingkuhan antara seorang dosen dan mahasiswi.

Oknum dosen salah satu perguruan tinggi negeri di Kota Kupang ini tertangkap basah ES, istri dan anaknya saat sedang bersama mahasiswinya di sebuah kos-kosan di kawasan Jalan Soverdi, Kelurahan Oebufu pada Rabu (8/1/2019) sore.

Usai digerebek, oknum dosen yang berinisial LL ini pun dilaporkan istri dan anaknya ke SPKT Polres Kupang Kota. 

Seperti apa kronologi penggerebekan dosen bergelar doktor bersama mahasiswi tersebut? Berikut uraiannya.

Menurut penuturan Eren, anak LL, ia sudah menaruh curiga kepada ayahnya karena belakangan ini LL sering pulang malam. 

Ia bertambah curiga saat ia meminta sepeda motor kepada ayahnya untuk digunakan.

Sang ayah tak bisa memberikan karena sepeda motor tersebut sedang disewakan pada rekan kerjanya. 

VIDEO: Detik-detik Dosen di Kupang Kepergok Selingkuh Oleh Sang Istri di Kamar Kost Mahasiswinya

Modus Selingkuh Oknum Dosen, Sepeda Motor Disewa ke Rekan Kerja, Ternyata Dipakai Mahasiswinya

Dosen UKAW Kupang Dr. Mesakh Dethan Minta Gereja Jangan Anti Politik

Eren pun akhirnya mencari tahu.

Ia lantas mendapat informasi dari temannya jika sepeda motor tersebut sering digunakan salah seorang perempuan yang merupakan mahasiswi ayahnya.

Ketika sedang melintas di kawasan Jalan Souverdi, Eren bersama ibunya melihat sepeda motor tersebut terparkir di halaman kost.

Keduanya pun langsung masuk dan mencari tahu.

"Ketika itu kami lagi lewat di Jalan Souverdi. Kami lihat sepeda motor milik bapak ada terparkir di halaman kost.

Jadi kami langsung masuk dan mendapati bapak ada di dalam kamar bersama mahasiswi itu," ujar Eren.

Saat memergoki ayahnya bersama mahasiswi yang diduga sebagai perempuan idaman lain ayahnya, suasana sempat tegang.

Perempuan tersebut malah menantang sang dosen untuk memilih antara dirinya atau sang istri yang berada di tempat itu. 

EO, isteri dosen LL saat bersitegang dengan GMTN yang merupakan selingkuhan suaminya di dalam kost di jalan Souverdi Oebufu pada Rabu (8/1/2019) sore.
EO, isteri dosen LL saat bersitegang dengan GMTN yang merupakan selingkuhan suaminya di dalam kost di jalan Souverdi Oebufu pada Rabu (8/1/2019) sore. (foto dari keluarga untuk Pos Kupang)

Dari video yang beredar, ES sempat mengeluarkan amarahnya kepada mahasiswi tersebut.

Dengan gaya cuek, mahasiswi tampak tak mendengar ocehan ES bahkan ia sempat mengeluarkan kata-kata tak senonoh saat akan difoto.

Menggenakan celana pendek, mahasiswa yang diketahui berinisial EO itu malah sibuk bermain handphone miliknya di atas kasurnya.

Usai memergoki sang ayah, sekitar pukul 19.00 WITA, Eren dan ibunya bergegas menuju SPKT Polres Kupang Kota untuk membuat laporan polisi.

Eren ditemani beberapa temannya saat melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Kupang Kota. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved