Berita NTT Terkini
Hadapi Tahun Politik, Lucius Karus Paparkan Strategi Rasional Bagi Rakyat NTT untuk Pemilu
Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen (Formappi), Lucius Karus memaparkan strategi rasional bagi rakyat NTT untuk menghadapi pemilu.
Penulis: Gecio Viana | Editor: Kanis Jehola
"Hal penting lain terkait pileg, agar pemilih memilih caleg dari partai yang potensial meraih kursi di Parlemen. Prosentasi parliamentary treshold 4 persen membuat tak semua parpol peserta pemilu 2019 berpeluang meraih kursi di parlemen. Pemilih mesti memilih caleg dari partai yang secara nasional punya potensi untuk meraih kursi di parlemen. Selain itu cita-cita untuk menyederhanakan jumlah parpol juga akan dengan sendirinya terjawab," katanya.
Lebih lanjut, strategi rasional dari rakyat ketiga dari rakyat adalah konsistensi untuk menyelaraskan dukungan antara pilpres dan Pileg.
Dikatakannya, pilihan pada capres-cawapres harus juga diikuti dengan memilih caleg dari partai-partai pendukungnya.
Lucius menjelaskan, hal tersebut dimaksudkan agar presiden yang dipilih, dipastikan mendapat dukungan dari mayoritas kursi di parlemen.
Jika situasinya demikian, lanjut Lucius, maka pemerintah bisa dengan mudah mengeksekusi program-programnya saat berkuasa.
Lucius menjelaskan, hal tersebut berarti pemilu 2019 merupakan ujian konsistensi dan komitmen. Konsistensi dilakukan dengan memberikan pilihan yang selaras antara paslon capres dan cawapres dengan caleg-caleg dari parpol pengusungnya.
"Komitmen harus diperlihatkan dengan menyelaraskan pilihan hanya pada paslon presiden dan wakil presiden yang menghargai nasionalisme dan Kebhinekaan yang diikuti dengan memilih caleg dari partai-partai yang konsisten pada prinsip nasionalisme yang menghargai perbedaan sebagai kekayaan Indonesia," kata Lucius. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana)