Berita Kota Kupang
Gubernur Viktor Apresiasi Bank NTT
Satu minggu sebelum sebelum dilakukan rapat koordinasi untuk program Samsat Online di Bali, Provinsi NTT bahkan tidak terdaftar dalam list undangan.
Penulis: Ryan Nong | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Gubernur Viktor NTT Viktor Bungtilu Laiskodat mengapresiasi Bank NTT yang dinilainya bekerja maksimal dan menjadi bagian penting membangun sejarah perubahan Provinsi NTT ke depan.
Hal ini disampaikan Gubernur Viktor dalam acara Pencapaian 100 Hari Kerja Gubernur dan Wakil Gubernur NTT dan Implementasi Aliansi Sinergisitas NTT Bangkit menuju Sejahtera yang dilaksanakan di Lapangan Mapolda NTT, Jalan Soeharto Kelurahan Naikoten Kecamatan Kota Raja Kota Kupang Provinsi NTT pada Jumad (21/12/2018) siang.
“Saya melihat dan berterima kasih kepada Bank NTT yang bekerja secara luar biasa dalam membangun semangat dan cita cita itu (membangun peradaban dan perubahan NTT). Saya meberikan rasa respek yang tinggi kepada semua tim kerja, saya tahu bahwa membangun salah satu produk yang akan kita kik off hari ini yaitu samsat online tidak mudah,” ungkap Viktor.
Ia menjelaskan saat dilantik pada 5 September yang lalu, ketika berhadapan dengan rencana dan agenda Samsat Online, ada nada pesimisme dari para pihak yang meragukan provinsi NTT dapat melaksanakan agenda ini. Tetapi ia berkeras untuk meyakinkan dan mendorong pemerintah dan para pihak bahwa NTT bisa melaksnakan kick of program Samsat online pada waktunya.
“Saat dilantik, (ada nada) bahwa kita tidak mungkin ikut, kita menunggu tahun 2020, tetapi saya bilang tidak, tidak boleh, segera. Ketika dibilang kita tidak memenuhi syaratnya, saya bilang kita mampu,” kisahnya.
• Bank NTT Bantah Bobol Uang Nasabah di Kantor Kas Oeba. Kristofel Adoe: Itu Persoalan Hutang Piutang
• Polda NTT Kerahkan 5200 Personel Operasi Lilin 2018
Satu minggu sebelum sebelum dilakukan rapat koordinasi untuk program Samsat Online di Bali, Provinsi NTT bahkan tidak terdaftar dalam list undangan.
“Satu minggu sebelum waktu rapat di Bali pun kita tidak terdaftar di undangan, tetapi saya utus pak wakil gubernur untuk pergi saja, berjalan dengan iman, karena saya bilang sampai di sana kau akan menemukan jalan. Pak Josef pergi dengan agenda yang tidak ada, bersama Bank NTT dan tim kerja pergi ke bali pada 12 November, dan hari ini kita lihat, kita bisa kick off program ini,” paparnya disambut aplaus peserta dan hadirin.
Gubernur Viktor menuturkan, tidak ada hal yang tidak bisa kita kerjakan kalau kita berkehendak.
“Keadiran saya di NTT ingin membawa dan mengajak kita semua bahwa tidak ada hal yang tidak mungkin, tidak ada hal yang tidak bisa dikerjakan selama kita bekehendak untuk itu,” tambah mantan anggota DPR RI ini.
Selain bersyukur karena provinsi NTT bisa berjalan terus dalam menggapai sejarah perubahan hingga mencapai 60 tahun pada 20 November 2018 lalu, Victor member motivasi bahwa semua dipercayakan Yang Maha Kuasa, termasuk yang hadir dan semua yang merasa memiliki masa depan diberikan kewenangan Tuhan untuk membuat sejarah dalam membangun peradaban perubahan NTT.
Pencapaian 100 hari kerja Gubernur-Wakil Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat dan Josef Nae Soi yang diimlementasikan melalui sinergisitas Bank NTT, Dinas Sosial Provinsi NTT, BPJS Tenaga Kerja, Bank Indonesia Tim Pembina Samsat Daerah, dikatakan sekaligus menjadi salah satu kado spesial HUT 60 Provinsi NTT yang dirayakan pada 20 Desember 2018 kemarin.
Sekretaris Daerah NTT melalui Kepala BPKAD NTT dalam laporannya menjelaskan bahwa perlu pembangunan sinergitas antara pilar pembangunan dalam konteks kesejahteraan sosial, Bank NTT melaksanakan sinergitas pembangunan sosial di NTT.
Sinergitas dibangun dalam rangka mendukung pencapaian 100 hari kerja Gubernur dan Wakil Gubernur NTT dalam mewujudakan 3 pilar NTT sejahtera yaitu pariwisata, revolusi hijau dan NTT sehat NTT sejahtera dilaksanakan oleh Bank NTT bersama dengan pilar pembangunan dalam lima program kerja.
Pertama, kick off paymen pajak kendaraan bermotor online sebagai tindak lanjut komitmen pembahasan rapat Samsat pada bulan Oktober di Bali. Payment ini secara nasional akan diterapkan pada bulan April, dan saat ini NTT lebih dulu siap dalam mempersiapkan program Samsat Online secara Nasional.
Kedua, aliansi sinergitas Bank NTT dengan Dinas Sosial Provinsi NTT dan BPJS Tenaga Kerja, yang memberikan perlindungan penjaminan sosial kepada kepesertaan BPJS ketenagakerjaan sebanyak 25.000 pelaku UMKM binaan Bank NTT yang terkoneksi dengan data Sistim Informasi Kesejahteraan Sosial yang dapat dimanfaatkan untuk jaminan kecelajaan ketja dan jaminan kematian
Ketiga, penyerahan kartu batuan sosial kepada para pendamping PKH, peserta PKH, UB serta Tagana di 22 Kabupaten Kota.