Berita NTT Terkini

Kisah Riski yang Selamat dari Dekapan Laut Sumbawa

Siang itu, Jumat (7/12/2018), kediaman Riski di Desa Baumata, Dusun 4, RT 10/RW 05, terlihat ramai.

Kisah Riski yang Selamat dari Dekapan Laut Sumbawa
POS-KUPANG.COM/Ambuga Lamawuran
Riski Naibahas (tengah) foto bersama ibunya Dorsina Naibahas Banao (56) dan ayahnya Yonas Naibahas (57), Jumat (7/12/2018). 

"Selama enam hari, saya tidak makan tidak minum. Pada hari ke empat, saya sangat haus. Saya ingin minum darah burung," imbuhnya.

Burung itu sempat ditangkapnya. Namun niat meminum darah burung itu hilang usai dirinya dicakar burung tersebut.

Dalam pantauan POS-KUPANG.COM, cakaran burung itu masih membekas di pergelangan tangan kirinya. Pada bagian tangan dan kaki, terdapat bintik-bintik akibat gigitan ikan-ikan kecil. Kulitnya pun terkelupas.

"Ini karena saya jemur tiap hari," ujarnya menunjuk kulitnya.

Nasib malang ini rupanya tak sekedar sampai di situ. Adalah para nelayan yang sempat lewat dan bertemu dengannya, tak mau juga membantunya. Sebanyak delapan kali ia melihat kapal nelayan, dan cuma tiga kapal yang berhasil berpapasan dengannya.

"Ada kapal yang terlalu jauh, saya berenang tapi ditendang kembali gelombang. Ada tiga kapal yang bertemu dengan saya, tapi mereka tidak menolong saya," katanya.

Sampai kemudian dia ditemukan oleh orang-orang dengan sebuah Speed berbendera Spanyol, kondisinya sudah sangat lemah.

"Saya mengangkat tangan tapi jatuh lagi karena terlalu lemah. Mereka sudah lewat. Tapi rupanya memutar haluan untuk mengambil saya," ujarnya.

Yeremias Adu Amalo Hera, pihak keluarga korban, sewaktu dijumpai POS-KUPANG.COM dalam kesempatan yang sama, mengaku kecewa dengan pihak perusahaan kapal dan lambannya pencarian yang dilakukan tim SAR.

"Kalau waktu itu mereka cari pakai helikopter, para korban pasti sudah ditemui. Tapi mereka cari pakai kapal," katanya.

Halaman
1234
Penulis: Lamawuran
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved