Berita Pesawat Lion Air Hilang
Lion Air Jatuh: 5 Fakta Terbaru Jatuhnya JT 610, Black Box Terdeteksi Hingga 56 Kantong Jenazah
Lion Air Jatuh: 5 Fakta Terbaru Jatuhnya JT 610, Black Box Terdeteksi Hingga 56 Kantong Jenazah
Petugas Basarnas mengangkat kantong jenasah yang berisi serpihan dan barang dari penumpang pesawat pascakecelakaan pesawat Lion Air JT 610 di perairan Karawang, Pantai Tanjung Pakis, Jawa Barat, Selasa (30/10/2018).
Hingga Rabu (31/10/2018) malam, 56 kantong jenazah korban jatuhnya Lion Air JT 610 telah tiba di Rumah Sakit Polri, Kramatjati, Jakarta Timur.
"Yang tiba terakhir dua kantong, jadi totalnya sudah 56 hingga malam ini," ujar Kapolsek Kramatjati, Kompol Nurdin A Rahman kepada wartawan.
Selain kantong jenazah, saat ini sudah ada delapan kantong properti yang berisi barang para korban.
Selanjutnya, kantong-kantong tersebut langsung dimasukkan ke dalam ruang instalasi forensik.
5. 147 keluarga korban sudah melakukan pemeriksaan DNA

RS Polri Kramat Jati menyerahkan jenazah Jannatun Cintya Dewi, penumpang pesawat Lion Air JT 610, kepada pihak keluarga, Rabu (31/10/2018).
Pewasat itu, dengan 181 penumpang dan 8 awak, jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat, Senin lalu.
Kepala Rumah Sakit Polri Kombes Pol Musyafak menyebut saat ini sudah ada 147 keluarga korban yang melakukan pemeriksaan DNA.
Sedangkan keluarga yang sudah menyerahkan data korban sejumlah 191.
"Dari 191, baru 147 yang diambil sampel DNA-nya. Jadi kurang 44 keluarga yang belum diambil sampel DNA," katanya di RS Polri, Kramatjati, Jakarta Timur, Rabu (31/10/2018).
Musyafak meminta agar keluarga korban tersebut segera melengkapi data yang diminta oleh pihak RS Polri.
"Dan dimohon keluarga yang telah melapor dan belum lengkap data-data yang kami minta, diharapkan secepatnya untuk melengkapi, termasuk membawa atau mengajak orang tua korban atau putra, putri korban untuk diambil sampel DNA-nya," ucap Musyafak. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "5 Fakta Baru Tragedi Lion Air JT 610, Sinyal Kotak Hitam hingga Bangkai Kapala