Berita Kabupaten Ende Terkini

Ketua DPRD NTT Minta Sarjana Uniflor Kembali ke Desa

Ketua DPRD NTT, Anwar Pua Geno, meminta kepada sarjana tamatan Universitas Flores (Uniflor) agar mau kembali ke desa untuk membangun desa.

Ketua DPRD NTT Minta Sarjana Uniflor Kembali ke Desa
POS-KUPANG.COM/ROMUALDUS PIUS
Para wisudawan Universitas Flores Ende, Sabtu (20/10/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Romualdus Pius

POS-KUPANG.COM | ENDE - Ketua DPRD NTT, Anwar Pua Geno, meminta kepada sarjana tamatan Universitas Flores (Uniflor) agar mau kembali ke desa untuk membangun desa. Sebab saat ini desa-desa di NTT sudah dikucurkan dana yang besar.

Untuk membangun desa tentu dibutuhkan orang-orang yang memang ahli di bidangnya termasuk para sarjana dari Universitas Flores.

Anwar Pua Geno mengatakan hal itu dalam sambutannya pada pelaksanaan wisuda di Universitas Flores, Sabtu (20/10/2018).

Baca: Saat Orasi Ilmiah di Uniflor Ende, Gubernur Minta Warga Harus Bangga Sebagai Orang NTT

Anwar mengatakan Gubernur NTT, Viktor Laiskodat telah melakukan moratorium pengiriman TKI keluar negeri sehingga untuk sementara tidak ada tenaga kerja yang dikirim keluar negeri.

Hal itu baik karena tenaga kerja yang ada diajak untuk membangun desa ketimbang harus menjadi TKI diluar negeri yang justru lebih banyak sengsaranya dibandingkan nikmatnya.

Baca: BRI Atambua Bagi-bagi Hadiah Senilai Rp 300 Juta Lebih

"Ketika menjadi TKI banyak TKI asal NTT yang diperlakukan tidak manusiawi seperti tidak digaji juga kerap disiksa bahkan berujung dengan kematian," kata Anwar.

Untuk itu pihaknya mengajak para sarjana dari Universitas Flores untuk kembali ke desa guna membangun desa.

Anwar mengatakan bahwa Universitas Flores sebagai universitas swasta terkemuka di NTT telah memberikan kontribusi dalam membangun sumber daya manusia di NTT khususnya di Pulau Flores.

Sementara itu pelaksanaan wisuda diikuti oleh 838 orang yang terdiri dari Fakultas FKIP yang terdiri dari PGSD 183 orang dan Matematika 162 orang serta Fisika 60 orang juga PBSI 88 orang dan Pendidikan Ekonomi 63 orang dan sejarah 61 orang.

Fakultas Ekonomi yang terdiri dari Manajemen 59 orang dan Akutansi 38 orang serta Ekonomi Pembangunan 4 orang. Fakultas Bahasa dan Sastra 15 orang. Fakultas Hukum 26 orang dan Fakultas Tehknik 32 orang serta Fakultas Pertanian 31 orang. (*)

Penulis: Romualdus Pius
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved