Berita Kabupaten Flores Timur
Tiga Atraksi Ini Sudah Bisa Anda Nikmati di Flores Timur Setiap Tahun, Simak!
Sadok Nonga, tinju tradisional salah satu warisan masyarakat agraris Lewotala Desa Bantala Flores Timur-NTT.
Penulis: Felix Janggu | Editor: Rosalina Woso
Pantai Kawaliwu juga menawarkan paket wisata yang menarik lainnya yakni pemandian air panas dan pasir putih nan halus.
Pantai ini juga landai dan sangat aman dan nyaman untuk mandi di laut. Anda bisa menikmati sekaligus sensai air laut dan air panas di tepi pantai.
Pantura Flotim masih mengikuti jalan yang sama dari Oka-Bantala-Kawaliwu. Dari jalan utama Oka di Pantai Selatan untuk sampai ke Pantura Kawaliwu sekitar 10 menit perjalanan.
Sebagai alternatif untuk menikmati sunset, di Desa Bantala juga sebenarnya sudah diciptakan wisata tracking Bukit Eta Kenere.
Pada malam pembukaan festival Jumat (5/10/2018) di puncak Bukit Eta Kenere digelar berbagai pentas budaya.
Dua suguhan menarik dari tempat ini, mendapatkan view pantura dengan sunsetnya dan view pantai selatan bersama deretan bukit di sekitar gunung Ile Mandiri.
Atraksi Tenun Tradisional
Malam puncak festival Minggu (7/10/2018) cukup meriah. Ribuan masyarakat dari berbagai desa di Lewolema bahkan dari Kota Larantuka meramaikan keheningan pantai Leworahang Desa Ilepadung.
Sekitar 5 menit perjalanan dari Pantai Kawaliwu ke arah barat di Pantura Flores Timur.
Bupati Anton dan Wakil Bupati Agus Boli setia berada di tengah masyarakat menyaksikan atraksi demi atraksi.
Ada atraksi musik etnik dari berbagai sanggar musik. Masyarakat Belogili menampilkan atraksi proses pembuatan kain tenun ikat.
Para personil menampilkan pentas mulai dari pemisahan kapas dari biji, pemilinan kapas, dan proses lain sampai puncaknya menenun.
Atraksi tenun tampil sangat apik, dan sangat kompak satu sama lain. Dari panggung utama pantai Leworahang, para ibu rumah tangga membius ribuan penonton untuk mengabadikan momen ini.
Selanjutnya masyarakat dihibur berbagai pentas musik etnik dan pentas musik Yasuhiro Morinaga dari Jepang dan ditutup resmi oleh Bupati Flotim Anton Hadjon.
Pantai Leworahang juga tidak jauh dari Kota Larantuka. Setelah tiba di Pantai Kawaliwu, ikuti ruas jalan pantura ke arah barat.
Hanya membutuhkan waktu sekitar 5 menit sudah tiba di Leworahang. Leworahang sendiri telah dikenal di manca negara karena masih mempertahankan korke dalam bentuknya yang tradisional.
Wisatawan asing setiap tahun secara rombongan selalu mengunjungi kampung Leworahang di Ilepadung ini.(*)