Jumat, 17 April 2026

Berita Regional

Pakaian Bekas Bisa Tularkan Penyakit, Ini Cara Mengatasinya Agar Aman dari Pakaian Rombengan.

Pakaian Bekas Bisa Tularkan Penyakit, Ini Cara Mengatasinya Agar Tak Tertular Penyakit dari Pakaian Rombengan tersebut.

Penulis: Eugenius Moa | Editor: Bebet I Hidayat
warta kota
Pakaian Bekas Bisa Tularkan Penyakit, Ini Cara Mengatasinya Agar Tak Tertular Penyakit dari Pakaian Rombengan tersebut. 

Pakaian Bekas Bisa Tularkan Penyakit, Ini Cara Mengatasinya Agar Tak Tertular Penyakit dari Pakaian Rombengan tersebut.

POS-KUPANG.COM - Kementerian Perdagangan mengaku menemukan 216.000 koloni bakteri per gram dalam celana impor bekas.

Temuan itu berdasarkan uji laboratorium terhadap celana impor yang diduga terkena bekas menstruasi.

Hasil uji tersebut diketahui dengan mengambil sampel 25 baju dan celana bekas impor dari Pasar Senen, Jakarta.

Pakaian bekas yang tidak dicuci bersih pun diketahui berisiko membahayakan kesehatan kulit.

Dokter spesialis kulit Ratna Komala mengatakan, yang paling mudah menular pada kulit adalah jamur.

Marak Perdagangan Pakaian Bekas di Maumere. Ini Keuntungannya

Oknum Aparat Diduga Lindungi Bisnis Pakaian Bekas di Maumere

Bea Cukai Pusat Tangkap Kapal Muat Pakaian Rombengan di Perairan sekitar Maumare

Pengunjung mencari pakaian merek-merek tertentu yang unik dan berkualitas di Toko Barang Bekas Bos (Babebo) di Kawasan Mergosono, Kota Malang, Senin (25/11/2014).
Pengunjung mencari pakaian merek-merek tertentu yang unik dan berkualitas di Toko Barang Bekas Bos (Babebo) di Kawasan Mergosono, Kota Malang, Senin (25/11/2014). (SURYA/Hayu Yudha Parabowo)

“Pakaian bekas kan ada jamur, itu yang dapat menular. Yang berisiko tinggi karena bakteri-bakteri itu juga banyak sekali dari pakaian dalam,” ujar Ratna saat dihubungi Kompas.com.

Infeksi jamur ini umumnya membuat kulit seseorang terasa gatal-gatal.

Bisa juga memunculkan bercak-bercak putih seperti panu.

Jamur tersebut bisa saja menular ketika mencoba-coba pakaian bekas yang langsung menyentuh kulit.

Jamur pun tetap bisa menular jika pakaian bekas tidak dicuci dengan bersih.

Sebagian pakaian bekas yang dijual di Pasar Inpres Naikoten Kupang.
Sebagian pakaian bekas yang dijual di Pasar Inpres Naikoten Kupang. (POS-KUPANG.COM/tommy mbenu nulangi)

Jika dibiarkan, penyakit jamur juga bisa menular ke anggota keluarga yang berada dalam satu rumah.

“Misalnya jamur, dalam satu rumah bisa ketularan juga. Bisa gatal-gatal, bercak-bercak. Pengobatan bisa lama sampai dua bulan,” terang Ratna.

Tak hanya itu, pakaian juga bisa menularkan penyakit herpes, yaitu penyakit kulit yang disebabkan oleh virus. Penyakit ini berupa gelembung cair seperti cacar pada kulit.

Jika pakaian terkena gelembung cair yang pecah, maka dapat menularkan kepada orang lain yang juga akan memakai pakaian tersebut.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved