Berita Kabupaten Belu Terkini

Kader dan Caleg PDIP Belu Belajar Tentang Sosiologi Politik

Para kader dan caleg PDIP Kabupaten Belu mengikuti rapat kerja cabang (Rakercab) di Aula Hotel Matahari Atambua, Rabu (19/9/2018).

Kader dan Caleg PDIP Belu Belajar Tentang Sosiologi Politik
POS-KUPANG.COM/Teni Jenahas
Peserta Rakercab PDIP Kabuaten Belu di Aula Hotel Matahari Atambua, Rabu (19/9/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Teni Jenahas

POS-KUPANG.COM | ATAMBUA - Para kader dan caleg PDIP Kabupaten Belu mengikuti rapat kerja cabang (Rakercab) di Aula Hotel Matahari Atambua, Rabu (19/9/2018).

Rakercab ini bertujuan untuk konsolidasi pengurus, sinkronisasi program dan evaluasi dalam rangka memenangkan pemilihan legislatif dan pemilihan presiden tahun 2019.

Dalam rakercab tersebut peserta mendapat materi-materi yang dapat meningkatkan kapasitas kader dan caleg seperti, materi sosiologi politik, profil partai politik, aturan dan sistem pemilu dan arah kebijakan pembangunan Kabupaten Belu.

Baca: Sambut HUT ke-65, SMAK Syuradikara Gelar Aneka Kegiatan

Hal itu dijelaskan Sekretaris DPD PDIP NTT sekaligus Pelaksana Tugas Ketua DPC Kabupaten Belu, Nelson Obet Matara. Menurut Nelson, peserta rakercab yakni ketua PAC, sekretaris PAC dan bendahara PAC serta para caleg DPR pusat, caleg DPRD provinsi dan caleg DPRD kabupaten.

Mereka dibekali materi sosiologi politik. Materi ini penting agar kader dan caleg memahami secara benar gambaran tentang masyarakat setempat sehingga kader dan caleg bisa mengetahui seberapa besar suara yang bisa diperoleh dari suatu wilayah.

Materi kedua adalah profil partai politik. Kader dan caleg harus mengetahui profil parpol-parpol agar saat berada di tengah masyarakat mereka bisa menjelaskan secara benar posisi partai PDIP dan posisi partai-partai yang lain.

Menurut Nelson, untuk memenangkan pileg dan pilpres, struktur partai harus kuat sehingga perlu dilakukan konsolidasi sekaligua rapat kerja demi meningkatkan kapasitas kader dan caleg.

Caleg harus memiliki bekal pengetahuan yang bagus agar saat terpilih sebagai anggota legislatif mereka bisa bekerja optimal untuk menyuarakan kepentingan masyarakat. (*)

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved