Berita Kabupaten Nagekeo

Patut Ditiru! Dua Jenis Pelayanan Obat di Puskesmas Boawae

Upaya pelayanan pada tingkat pertama yaitu Puskesmas rupanya menjadi hal dasar di fasilitas kesehatan.

Penulis: Gordi Donofan | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Gordi Donofan
Kepala UPTD Puskesmas Boawae, Wilfrida Daeni bersama staf saat meninjau tanaman obat tradisional di Puskesmas Boawae Kabupaten Nagekeo, Rabu (15/8/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gordi Donofan

POS-KUPANG.COM | MBAY -- Upaya pelayanan pada tingkat pertama yaitu Puskesmas rupanya menjadi hal dasar di fasilitas kesehatan.

Pelayanan prima dan inovasi serta kreativitas para tenaga kesehatan di Puskesmas merupakan suatu hal yang paling utama.

Sehingga pelayanan prima terhadap pasien terkesan hal yang menjadi sebuah kebutuhan. Keramahan, tindakan medis yang sesuai dan profesional menjadi hal utama. Selain itu pelayanan obat-obatan merupakan suatu kewajiban.

Di Puskesmas Boawae, Kecamatan Boawae Kabupaten Nagekeo sangat luar biasa dalam hal pelayanan obat-obatan bagi pasien yang membutuhkan pengobatan.

Baca: Ojek Tiduri Anak Dibawah Umur, Victor Sarankan Denda Adat

Di Puskesmas ini anda bisa menikmati dua jenis pelayanan obat-obatan. Pelayanan obat konvesional dan pelayanan obat tradisional.

Dua jenis pelayanan ini rupanya inovasi Puskesmas yang pertama yang ada di Kabupaten Nagekeo.

Dan pelayanan obat tradisional merupakan satu-satunya Puskesmas yang ada di Kabupaten Nagekeo hanya Puskesmas Boawae.

Kepala Unit Pelayanan Tingkat Dasar (UPTD) Puskesmas Boawae, Wilfrida Daeni, S.KM, menuturkan, dua jenis pelayanan obat-obatan itu adalah murni inovasi yang dilaksanakan di Puskesmas Boawae.

Di Puskesmas Boawae pasien tidak harus diberi pelayanan untuk obat konvensional tapi obat tradisional.

Hari pelayanan untuk obat tradisional yaitu setiap Hari Sabtu. Oleh seluruh Staf Puskemas biasa disebut dengan Sabtu Tradisional.

"Dua jenis pelayanan untuk obat-obatan adalah pelayanan obat secara konvensional dan pelayanana obat secara tradisional. Untuk pelayanan obat tradisional ini kami buat setiap hari Sabtu. Namanya Sabtu Tradisional. Dimana rujukan, misalkan ada pasien yang datang berobat dari loket ke poli umum, dari poli umum ini Dokter sudah menentukan bahwa pasien tersebut terkena penyakit tertentu bisa langsung merujuk ke teman-teman pelayanan bagian peracikan obat tradisional itu," ujar Wildrida Daeni, kepada POS KUPANG.COM, Rabu (15/8/2018).

Wilfrida menjelaskan, di Puskesmas Boawae sudah disiapkan taman khusus untuk jenis obat-obatan tradisional. Sehingga jika dibutuhkan maka langsung diambil dan diracik menjadi obat yang bisa dikonsumsi oleh pasien. Namun takarannya sesuai dengan persediaannya.

Ia mengaku banyak pasien yang rutin datang karena sudah merasakan khasiatnya obat tradisional yang diracik oleh para tenaga kesehatan profesional di Puskesmas Boawae.

"Kami ada tanaman Toganya untuk mereka racik oleh tim dari Puskesmas. Racik obat tradisional itu sesuai dengan jenis penyakit tertinggi diminggu itu. Contohnya kalau ada peningkatan penyakit Ispa, berarti minggu itu akan diracik obat tradisional penanganan untuk pasien Ispa," jelas Wilfrida.

Halaman
123
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved