Berita Sikka
Pengakuan Waria di Sikka: Semalam Layani 15 Bapak-Bapak, Penyuka Seks Sejenis Sangat Menutup Diri
Seorang Waria di Sikka Mengaku Semalam Layani 15 Pria, 500 Bapak-Bapak Suka Hubungan Seks Sejenis.
Penulis: Eugenius Moa | Editor: Bebet I Hidayat
POS-KUPANG.COM - Seorang Waria di Sikka Mengaku Semalam Layani 15 Pria, 500 Bapak-Bapak Suka Hubungan Seks Sejenis!
Data mengejutkan tentang sebanyak 500 laki-laki berstatus suami dan bapak di Sikka, Flores, NTT, terlibat perilaku seksual laki seks laki (LSL) atau man seks man (MSM) mengejutkan publik.
Tak hanya itu, di Sikka, Flores, NTT, juga sudah mulai menjamur waria beroperasi di jalanan dengan menjadi penjaja seks.
Bahkan seorang waria mengaku pernah melayani sampai 15 pelanggan pria.
Baca: BREAKING NEWS: Sebuah Kios di Jalan Shopping Centre Kupang Dilalap Si Jago Merah
Baca: Mengejutkan, Ternyata 500 Bapak-Bapak di Sikka Flores Melakukan Hubungan Seks Sejenis!
Baca: Gagal Jadi Cawapres Prabowo, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) Berencana akan Lakukan Hal Ini!
“Ada satu waria yang laris. Dia mengaku pernah sekali waktu melayani sampai 15 orang pelanggan pria," ujar Sekretaris KPAD Sikka, Yohanes Siga, kepada POS-KUPANG.COM, Jumat (10/8/2018) di Maumere.
"Mereka dari beragam profesi, ada pegawai pemerintahan, aparat keamanan , dan macam-macam,” tambah Pengelola Program KPAD Sikka, Yuyun Baitanu.
Yuyun mengatakan, kaum waria berbeda dengan laki seks laki (LSL) atau man seks man (MSM). LSL lanjut Yuyun, sangat menutup diri, sehingga sulit diintervensi dengan program dari KPAD.
LSL memiliki istri dan anak, namun punya pasangan lain di luar rumah.
Dikatakanya, kelompok waria saat ini terdata 137 orang bergabung dalam Persatuan Waria Sikka (Perwakas).
KPA (D) menempatkan kaum waria sebagai salah satu kelompok rentan HIV/AIDS.
“Kelompok ini masuk kategori potensial HIV, karena yang sudah terinveksi HIV akan menularkan virus HIV kepada teman seksnya sesama jenis,” ujar Yuyun.
500 Laki-laki Sikka Penyuka Hubungan Sejenis
Mengejutkan, Ternyata 500 Bapak-Bapak di Sikka Flores Melakukan Hubungan Seks Sejenis.
Perilaku seks menyimpang tidak lagi dianggap tabu sesama jenis.
Departemen Kesehatan (Depkes) RI mengestimasi angka mengejutkan 500 laki-laki di Kabupaten Sikka, Pulau Flores, melakukan hubungan seks, laki seks laki (LSL) atau man seks man (MSM).
