Dugaa Penculikan Anak di Kupang

Yohanes Cor tak Menyangka Rambut Panjang Grasela Lala Sudah Dicukur

Ayah kandung Grasela Lala, Yohanes Cor tak pernah menyangka rambut anaknya, Grasela Lala, anak ke-4 dari 6 bersaudara itu sudah dicukur pendek.

Yohanes Cor tak Menyangka Rambut Panjang Grasela Lala Sudah Dicukur
POS-KUPANG.COM/Edi Hayong
Keluarga Grasela Lala ketika bertemu Pimpinan Biara Susteran RVM Matani, Selasa (29/5/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edi Hayong

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Ayah kandung Grasela Lala, Yohanes Cor tak pernah menyangka kalau rambut anaknya, Grasela Lala, anak ke-4 dari 6 bersaudara itu sudah dicukur pendek.

Padahal sesuai adat di Bajawa, anak perempuan pertamanya ini berambut panjang dan baru bisa dicukur pada usia 17 tahun.

Yohanes mengelus dada ketika melihat foto rambut anaknya yang diperlihatkan perwakilan Rumah Perempuan, Nyonya Merry Jemadu Roga.

Baca: Ternyata Jumlah SMP/MTs di NTT yang Melaksanakan UNBK Baru Segini

Yohanes Cor kepada POS-KUPANG.COM, Senin (28/5/2018), Grasela Lala datang ke Kupang atas permintaan keluarga Jhon Gere dan belum sekolah.

Grasela kemudian disekolahkan di PAUD Balfai hingga kini duduk di bangku kelas II SDI Balfai.

Grasela dimata Yohanes termasuk periang, suka bergaul dan cerdas. Ketika dibawa ke Kupang, jelas Yohanes, dirinya berpesan agar rambut Grasela tetap panjang karena pada usia 17 tahun baru digunting sesuai tradisi budaya di Bajawa.

Yohanes kaget ketika diinformasikan Merry Jemadu kalau rambut Grasela sudah dicukur. Yohanes hanya mengelus dada lalu memejamkan mata menahan air mata.

"Saya datang ingin melihat kondisinya. Saya belum mau pulang ke Bajawa sebelum melihat darah daging saya. Nanti seperti apa, pokoknya saya musti lihat karena selama saya di Bajawa perasaan saya tidak tenang. Wajah Grasela melintas terus. Dia juga termasuk tipe mata terang artinya bisa melihat roh halus juga," tutur Yohanes.

Yohanes meneteskan airmata haru ketika mendengar anaknya dalam keadaan aman dibawa pendampingan rumah perempuan dan Biara Susteran RVM Matani.

Halaman
12
Penulis: Edy Hayong
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved