Gagal Aksi di Lapangan Betun, Mahasiswa Bertemu DPRD Malaka Bawa Tiga Pernyataan Sikap

Gemma mendatangi gedung DPRD Malaka setelah polisi tidak memberikan kesempatan untuk berorasi di lapangan umum Betun, Senin (7/5/2018)

Gagal Aksi di Lapangan Betun, Mahasiswa Bertemu DPRD Malaka Bawa Tiga Pernyataan Sikap
POS-KUPANG.COM/TENI JENAHAS
Gerakan Mahasiswa Malaka (Gemma) saat membaca pernyataan sikap di ruang Ketua DPRD Malaka, Senin (7/5/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Teni Jenahas

POS-KUPANG.COM | BETUN - Gerakan Mahasiswa Malaka (Gemma) mendatangi gedung DPRD Malaka setelah polisi tidak memberikan kesempatan untuk berorasi di lapangan umum Betun, Senin (7/5/2018).

Mahasiswa bergeser ke Gedung DPRD Malaka pukul 12.30 Wita dengan rencana beraudiens dengan Anggota DPRD Malaka.

Baca: WOW! Aplikasi Ini Ternyata Bisa Cegah Siswa Bolos Sekolah

Dalam pernyataan sikap yang diterima POS- KUPANG.COM, Gerakan Mahasiswa Malaka (Gemma) terhimpun dalam forum mahasiswa peduli pendidikan.

Gerakan Mahasiswa Malaka (Gemma) saat menyerahkan pernyataan sikap kepada Ketua DPRD Malaka, Senin (7/5/2018).
Gerakan Mahasiswa Malaka (Gemma) saat menyerahkan pernyataan sikap kepada Ketua DPRD Malaka, Senin (7/5/2018). (POS-KUPANG.COM/TENI JENAHAS)

Ada tiga pernyataan sikap yang mereka sampaikan. Pertama, mengecam keputusan Bupati Malaka yang menunda peringatan Hardiknas tanpa alasan yang mendasar.

Kedua, mendesak dan menuntut DPRD Malaka agar memanggil Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran.

Baca: Ternyata Suami-Istri Pemilik Toko Roti Kaegi Bersama-sama Tinggal di Rutan Maumere

Ketiga, menuntut DPRD Malaka untuk menyurati Kemendagri dan Kemendikbud RI agar memberikan sanksi tegas kepada Bupati Malaka yang telah menunda peringatan Hardiknas.

Meski mahasiswa melakukan koordinasi memakan waktu sekitar empat jam, namun polisi tetap berpegang teguh pada aturan.

Baca: Korem 161 Wira Sakti Gandeng Undana Gelar Focus Group Discussion, Ini yang Mereka Bahas

Setiba di gedung DPRD, mahasiswa diterima Ketua DPRD Malaka, Adrianus Bria Seran, dan dihadiri beberapa anggota DPRD Malaka, yakni Yosep Bria Seran, Hendri Melki Simo, Krisantus Yulius Seran dan Hendrik Fahik Taek.

Ketua DPRD Malaka, Adrianus Bria Seran, menyampaikan kepada mahasiswa bahwa sebagai Ketua DPRD Malaka ia akan berkoordinasi dengan bupati untuk bisa menyampaikan secara detail alasan penundaan upacara peringatan Hardiknas. (*)

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved