Kamis, 16 April 2026

Massive Action Mata Garuda NTT 2018

Mimpi Anak Pedalaman di Kupang, Ingin Kuliah Gratis di Manchester Inggris

Kegiatan bertajuk Toreh Cita 1.000 Anak Bangsa ini sukses mengaduk-aduk emosi siswa-siswi di SMA Persiapan Negeri 2 Nekamese

Penulis: Gordi Donofan | Editor: Fredrikus Royanto Bau
POS KUPANG/GORDI DONOFAN
Siswa SMA Persiapan Negeri 2 Nekamese saat ikut kegiatan yang digelar oleh Mata Garuda NTT di Nekamese, Kamis (19/4/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gordi Donofan

POS-KUPANG.COM|KUPANG - Mata Garuda NTT sebagai  lembaga untuk Penerima Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dari Keuangan RI menggelar kegiatan  di SMA Persiapan Negeri 2 Nekamese, Desa Taloetan, Kecamatan Nekamese Kabupaten Kupang NTT, Kamis (19/4/2018).

Kegiatan bertajuk Toreh Cita 1.000 Anak Bangsa ini sukses mengaduk-aduk emosi siswa-siswi di sekolah itu.

Mereka  terinsiprasi untuk mengikuti jejak para alumni yang berbagi kisahnya hari itu.

Siswa SMA Persiapan Negeri 2 Nekamese, Yoman Kofemuke, mengaku, kegiatan yang digelar oleh Mata Garuda NTT sangat berkesan bagi dirinya.

Baca: Ketika Empat Inspirator Berbagi Kisah dengan Siswa SMA Persiapan Negeri 2 Nekamese Kupang

Dia merasa bangga dan termotivasi untuk semakin semangat belajar. “Padahal gampang mau jadi sukses intinya belajar keras dan jangan malas, " papar Yoman.

Yoman mengaku bangga mendengar cerita dari para inspirator Mata Garuda NTT.

"Saya harus bisa seperti kakak mereka kuliah di Manchester Inggris. Karena Kakak Ikis (inspirator) sudah cerita tadi. Padahal bagus kalau belajar di sana. Mulai saat ini saya harus belajar, " ungkap Yoman.

Siswa lain, Ongky Imanuel Kase (17) mengaku, senang karena bisa membangun motivasi dari dalam diri.

Baca: Yuliana Tihul Terseret Saat Berusaha Selamatkan Adiknya

"Setelah saya mengikuti kegiatan ini tambah semangat untuk belajar.  Kakak Dicky Senda (inspirator) bilang intinya jangan malu, jangan minder dan jangan malas kalau mau maju dan sukses. Saya ada motivasi untuk terus belajar. Sebab kalau tidak belajar pasti tidak bisa raih cita-cita, " ungkap Ongky.

Marli Jabi (17), mengaku kegiatan ini sangat bermanfaat. Dengan kegiatan peta mimpi dapat memotivasi saya untuk bermimpi melanjutkan sekolah ke luar negeri.

Baca: Perubahan HPN Dinilai Sebuah Pengkhianatan, PWI NTT Desak Copot Ketua Dewan Pers

"Saya senang hari ini. Kegiatan yang luar biasa. Peta mimpi ini keren sekali dengan adanya tulisan seperti ini kami bisa meraih mimpi.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved