Tak Sesuai Kesepakatan, Bapa Nong Tutup Reservoar Air di Desa Nelle Wutung
Pemilik lahan, Wilfridus Yulianto alias Bapa Nong menutup reservoar selama satu bulan. Baru dua hari belakangan Nong membuka kembali reservoar.
Penulis: Eugenius Moa | Editor: Kanis Jehola
Laporan wartawan Pos-Kupang.Com, Egidius Moa
POS-KUPANG.COM, MAUMERE - Tak ada pertemuan lanjutan membicarakan luas lahan lokasi reservoar di Desa Nelle Wutung, Kecamatan Nelle, Kabupaten Sikka, pemilik lahan, Wilfridus Yulianto alias Bapa Nong menutup reservoar selama satu bulan. Baru dua hari belakangan Nong membuka kembali reservoar.
Baca: Kapolres Manggarai Barat Minta Laporkan Oknum Polisi yang Ikut Edarkan Miras
Menurut kesepakatan awal dengan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Maumere, lahan yang digunakan untuk reservoar 20 x 20 meter senilai Rp 40 juta. Ketika dihitung ulang luas lahan yang digunakan menjadi 300 meter persegi lebih.
Baca: Emi Nomleni Sebut Pemimpin Harus Tanggalkan Ego untuk Mengatasi Persoalan di NTT
Kepala Desa Nelle Wutung, K Gandhi, dalam rapat dengar pendapat di DPRD Sikka, Rabu (18/4/2018), membenarkan penutupan saluran reservoar. Ia mengakui sudah dilakukan pengukuran ulang oleh PDAM dan luas lahan tidak sesuai kesepakatan awal.
Baca: Oknum Aparat Diduga Lindungi Bisnis Pakaian Bekas di Maumere
"Kami langsung ke lokasi karena sepakat Rp 40 juta. Sampai di lokasi terjadi pengukuran ulang dan luasnya tidak sesuai dengan harapan," kata Gandhi.
Gandhi menambahkan, staf PDAM melakukan pengukuran ulang akan mendiskusikan kembali dengan Nong. Namun, ketika Nong kembali dari Larantuka pertemuan dengan PDAM tidak terjadi.
"Ini yang membuat Bapa Nong geram dan menutup air," kata Gandhi. (*)