Emi Nomleni Sebut Pemimpin Harus Tanggalkan Ego untuk Mengatasi Persoalan di NTT

Calon Wakil Gubernur (Cawagub) NTT, Emi Nomleni mengatakan, untuk mengatasi persoalan di NTT pemimpin harus menanggalkan ego masing-masing

Penulis: Dion Kota | Editor: Kanis Jehola
zoom-inlihat foto Emi Nomleni Sebut Pemimpin Harus Tanggalkan Ego untuk Mengatasi Persoalan di NTT
POS-KUPANG.COM/DION KOTA
Cawagub Emi Nomleni sedang berbicara dalam kampanye dialogis di lapangan Puspenmas SoE, Selasa (17/4/2018) malam.

Laporan wartawan Pos-Kupang.Com, Dion Kota

POS-KUPANG.COM, SOE - Calon Wakil Gubernur (Cawagub) NTT, Emi Nomleni mengatakan, persoalan yang dialami masyarakat di setiap kabupaten di Provinsi NTT sesungguhnya sama. Masalah pendidikan, ekonomi, kesehatan dan infrastruktur masih menjadi momok bagi masyarakat NTT.

Baca: Oknum Aparat Diduga Lindungi Bisnis Pakaian Bekas di Maumere

Untuk mengatasi persoalan tersebut, pemimpin pusat, provinsi, kabupaten dan walikota harus duduk bersama, menanggalkan ego masing-masing untuk bekerjasama dalam mengatasi persoalan masyarakat NTT.

Cawagub Emi Nomleni berfoto bersama para pendukung Marhaen di lapangan Puspenmas SoE, Selasa (17/4/2018) malam.
Cawagub Emi Nomleni berfoto bersama para pendukung Marhaen di lapangan Puspenmas SoE, Selasa (17/4/2018) malam. (POS-KUPANG.COM/DION KOTA)

"APBD Provinsi NTT hanya Rp 4 triliun, sedangkan Rp 22 triliun lainnya beredar di kabupaten dan kota di Provinsi NTT. Anggaran yang hanya Rp 4 triliun tentunya tidak bisa mengatasi persoalan 5 juta masyarakat NTT. Karena itu, pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten dan pemerintah kota harus mau duduk bersama menyamakan persepsi untuk mengatasi persoalan masyarakat NTT. Selama hal tersebut belum dilakukan, maka masalah infrastruktur, ekonomi, pendidikan dan kesehatan akan menjadi momok bagi masyarakat NTT," kata Emi yang ditemui Pos-Kupang.Com, Selasa (17/4/2018) malam.

Disinggung persiapan debat publik kedua, Emi mengatakan, persiapannya masih sama, yaitu memperdalam visi misinya dan selalu berdoa untuk mendapatkan kekuatan untuk menghadapi debat publik kedua. (*)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved