Apa Saja Bantuan dari Pemkab Sumtim untuk Empat Korban Rumah Terbakar?
Apa saja bantuan yang dibawa oleh dari Pemkab Sumba TImur (Sumtim) untuk empat korban rumah terbakar di Kecamatan Kota Waingapu?
Penulis: Robert Ropo | Editor: OMDSMY Novemy Leo
Laporan Wartawan POS-KUPANG.COM, Robert Ropo
POS KUPANG.COM, WAINGAPU - Apa saja bantuan yang dibawa oleh dari Pemkab Sumba TImur (Sumtim) untuk empat korban rumah terbakar di Kecamatan Kota Waingapu?
Keempat korban itu adalah Maria Leba Kahi yang rumahnya di Kelurahan Kambajawa, Agustinus Gono Ate yang rumahnya di Kelurahan Hambala Kecamatan Kota Waingapu, Yuliana Koni Madi dan Markus Ngongo Bulu yang rumahnya di Kelurahan Temu Kecamatan Kanatang. RUmah mereka terbakar Senin (19/3/2018) lalu.
Baca: Ludes Terbakar, Empat Rumah Warga di Sumba Timur, Penyebabkan Sepele
Baca: Di Desa Alas, Ada Mobil yang Bisa Dipakai untuk Angkut Hasil Bumi
Baca: Marsel Petu Ajak Simpatisan dan Masyarakat Ende Menangkan Paket Victory Jos dalam Pilgub NTT 2018
Baca: Kejari Ende Selamatkan Kerugian Negara Sebesar Rp 800 Juta dari Tangan Koruptor
Bantuan emergency yang diberikan kepada masing-masing empat KK korban itu, berupa gula pasir, kopi, mie, minyak goreng, beras 50 kg, konfor hock dan pakian.
Bantuan emergency tersebut dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumba Timur melalui pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumba Timur, Selasa (20/3/2018).
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sumba Timur, Martina D.Jera ketika dikonfirmasi Pos Kupang.Com di Gedung Nasional Umbu Tipuk Marisi Kota Waingapu, Selasa (20/3/2018) mengatakan bantuan emergency tersebut sebagai bentuk kepedulian Pemkab Sumba Timur kepada rakyat yang menderita akibat bencana.
Baca: Sudah Setahun, Dapil Empat di Sikka Kehilangan Wakilnya di DPRD, Tapi Proses PAW Belum Jelas
Baca: Wah! Proyek Kantor Bupati Sikka Diputus Kontraknya
Baca: Polisi Muda Ini Ajak Ratusan Pelajar SMAN 1 Reok Sikapi Hoax Dengan Cara Ini
Baca: Beras Rastra di MBay, Berdebu, Patahan Hampir 80 Persen, Warna Kabur dan Mulai Berulat
Martina juga mengatakan, meski bantuan tersebut sangat kecil tidak sesuai dengan jumlah kerugian yang dialami masing-masing korban, namun sudah sungguh berarti karena sedikit membantu warga yang sedang menderita kekukarangan akibat bencana.
Lebih lanjut, Martina juga mengatakan, sementara bantuan material bahan bangunan akan juga menyusul, namun saat ini tim teknis sedang mengkaji jumlah atau total kerugian.
"Jadi setelah didata ulang oleh tim teknisi baru kita berikan bantuan bahsn material bangunan, sementara ini masih dalam proses," kata Martina. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/bantuan-ke-korban-2_20180320_165818.jpg)