Empat Rumah Warga di Sumba Timur Ludes Terbakar, Penyebabnya Sepele

Empat buah rumah tinggal milik warga di Kota Waingapu Kabupaten Sumba Timur hangus terbakar api alias si jago merah, Senin (19/3/2018).

Empat Rumah Warga di Sumba Timur Ludes Terbakar, Penyebabnya Sepele
ist
Warga Waingapu, Kabupaten Sumba Timur membantu mengevakuasi dan memadamkan kebakaran rumah, Senin (19/3/2018). 

Laporan wartawan POS-KUPANG.COM, Robert Ropo

POS KUPANG.COM, WAINGAPU - Empat buah rumah tinggal milik warga di Kota Waingapu Kabupaten Sumba Timur hangus terbakar api alias si jago merah, Senin (19/3/2018) siang diduga karena arus pendek listrik.

Kepala Pelaksana BPBD Sumba Timur, Martina D. Jera menyampaikan itu ketika dikonfirmasi Pos-Kupang.Com, Selasa (20/3/2018).

Baca: Gila! Suami Ini Minta Uang Puluhan Juta Setelah Gerebek Istri dengan Selingkuhan di Hotel

Baca: Baru Saja Makan, Ular Piton 5 Meter Dipaksa Muntah, yang Keluar Membuat Perempuan Itu Menangis

Baca: 5 Hal Ini hanya dirasakan dan Mampu Dilewati Pasangan LDR, Kalian Ga Akan Kuat

Martina menjelaskan, empat unit rumah yang terbakar itu milik Maria Leba Kahi yang berlokasi di Kelurahan Kambajawa, Agustinus Gono Ate yang berlokasi di Kelurahan Hambala Kecamatan Kota Waingapu, Yuliana Koni Madi dan rumah milik Markus Ngongo Bulu yang berlokasi di Kelurahan Temu Kecamatan Kanatang itu.

Hingga kini belum diketahui penyebab kebakaranya oleh pihak kepolisian, namun diduga kuat karena arus pendek listrik.

Warga Waingapu, Kabupaten Sumba Timur membantu mengevakuasi dan memadamkan kebakaran rumah, Selasa (20/3/2018).
Warga Waingapu, Kabupaten Sumba Timur membantu mengevakuasi dan memadamkan kebakaran rumah, Selasa (20/3/2018). (ist)

Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Sumba Timur, Simon Petrus yang juga dikonfirmasi Pos Kupang.Com, Selasa (20/3/2018) mengatakan, kebakaran berawal dari kedua rumah warga di Kelurahan Temu yakni milik Yuliana Koni Madi dan rumah milik Markus Ngongo Bulu.

Baca: Menyedihkan, Kerangka Perempuan Ini Ditemukan dalam Kubur Sedang Menggendong Seorang Bayi

Baca: Perempuan 37 Tahun ini Berupaya Keluar dari Peti Matinya Setelah Dikubur Hidup-hidup

Baca: Perempuan Itu Benar-benar Aneh, Coba Baca Fakta Ini dan Anda Pasti Menyetujuinya

"Kemudian api merambat ke kedua rumah warga lainya yang berdekatan, namun rumah milik Maria Leba Kahi yang semi permanen hanya terbakar sebagian sekitar 20 persen saja, karena sigap dari mobil Damkar",kata Simon.

Simon mengatakan, akibat kebakaran empat buah rumah tersebut empat Kepala Keluarga (KK) yang menjadi korban itu menderita semuanya sekitar ratusan juta rupiah. (*)

Penulis: Robert Ropo
Editor: OMDSMY Novemy Leo
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help