Kasus PT Sasando - Yulius Ndauzo Dituntut 4 Tahun, Kuasa Hukum Duga Jaksa 'Masuk Angin'

Yulius juga dikenakan denda Rp 200 juta. Apabila denda tidak dibayar maka dipidana tiga bulan penjara.

Kasus PT Sasando - Yulius Ndauzo Dituntut 4 Tahun, Kuasa Hukum Duga Jaksa 'Masuk Angin'
POS KUPANG/OBY LEWANMERU
Novan Manafe 

Baca: Ketua KPU Sebut Bupati SBD Mulai Cuti 15 Februari

Tim penasihat hukum terdakwa juga menanyakan konsistensi Kejaksaan Negeri Kota Kupang yang tidak mengusut tuntas kasus dugaan korupsi dana di PT. Sasando.

Novan menduga jaksa sudah masuk angin sehingga tidak melanjutkan penyelidikan dan penyidikan kasus tersebut.

Lebih lanjut Novan bertanya mengapa JPU dalam tuntutan telah mengembalikan semua barang bukti.

"Berarti kasus ini sudah berhenti di sini, kenapa jaksa Kejari Kupang tidak usut terus sampai tuntas. Dalam fakta persidangan ada sejumlah oknum yang terlibat dan harus bertanggungjawab dalam kasus ini," kata Novan.

Dia mencontohkan, kasus Bank NTT yang kerugian negaranya mencapai miliaran rupiah namun, para terdakwa hanya tuntun rendah.

Baca: VIDEO: Area Tempat Wisata Kuliner di Oesapa Sudah Ambruk

"Kasus ini kerugian negara Rp 285.751.300. Klien kami sudah kembalikan Rp 143 juta, malah dituntut empat tahun. Kami menduga Kejari Kupang sudah masuk angin," katanya.

Novan mengatakan, dalam kasus tersebut, direktur sudah turut diproses, namun walikota selaku pemberi dana penyertaan modal Rp 2 miliar tidak disentuh, padahal pemberian dana itu non prosedural.

"Kami heran, jaksa kenapa dalam tuntutan ini menyatakan mengembalikan semua barang bukti dalam perkara ini. Berarti jaksa sudah tutup dan berhenti usut. Ini yang kami pertanyakan, padahal masih ada pihak lain yang paling bertanggungjawab dalam kasus ini," ujarnya.

Halaman
123
Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Alfons Nedabang
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved