Bahasa dan Kekacauan Babilonik
Tapi kata-kata tak berdosa. Dia tak punya agama, jenis kelamin, ideologi, partai, dan kepentingan. Dia netral, bebas, merdeka.
Editor:
Dion DB Putra
ilustrasi
Jika prinsip-prinsip itu diwujudkan, maka bahasa Indonesia bukan saja sarana melainkan juga sumber pemahaman. Dia adalah jembatan perbedaan, jalan keluar atas berbagai konflik akibat kesumpekan pemahaman dan cara yang keliru dalam menyikapi ketaksepahaman dan kesalahpahaman.
Dengan melibatkan pemahaman yang benar, toleran dan demokratis, bahasa yang ita pakai dapat mengabdi kepada kebenaran demi kebaikan bersama. Sumpah Pemuda adalah filosofi, rujukan sekaligus tujuan perjuangan bangsa Indonesia dalam mewujudkan cita-cita itu.*
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/bahasa-ibu_20170826_192615.jpg)