Berita Sumba
Bupati SBD, Pasar Waimangura Sudah Beroperasi dan Tidak Bermasalah
tentang pasar Waimangura, saya katakan tidak bermasalah. Dan pasar tersebut sudah digunakan.
Penulis: Petrus Piter | Editor: Rosalina Woso
Laporan Wartawan Pos Kupang, Petrus Piter
POS-KUPANG.COM | TAMBOLAKA --Bupati Kabupaten Sumba Barat Daya, Markus Dairo Tallu, S.H, menegaskan, pasar Waimangura di Kecamatan Wewewa Barat, Kabupaten Sumba Barat Daya tidak bermasalah. Hal itu terbukti pasar tersebut sudah dimanfaatkan atau sudah beroperasi.
Bupati MDT menanggapi hal itu ketika diminta komentarnya atas aksi demo mahasiswa asal Sumba di Kota Kupang , Jumat (3/11/2017) diselah-selah mengikuti acara jalan santai yang diselenggarakan KPUD SBD di lapangan Galatama, SBD, Sabtu (4/11/2017).
Bupati MDT justru menanyakan siapa pendemo dan dari mana asalnya. Sebab kalau tentang pasar Waimangura, saya katakan tidak bermasalah. Dan pasar tersebut sudah digunakan.
Karena itu, ia menolak untuk berkomentar lebih jauh tentang aksi mahasiswa itu.
Perlu diketahui pembangunan pasar Waimangura di Kecamatan Wewewa Barat,SBD pada tahun 2015 menelan anggaran Rp 4,9 miliar.
Pembangunan tidak tuntas karena kontraktor pelaksana dalam hal ini PT Borobudur, Roby Chandra selaku dirutnya melarikan diri.
Kasus tersebut dilidik kepolisian Polres Sumba Barat. Dan kini telah menetapkan dua tersangka yakni Dirut PT Borobudur, Roby Chandra dan PPK, Masdi.
Hingga kini, penyidik kepolisian Sumba Barat terus bekerja merampungkan BAP kedua tersangka tersebut.(*)