Berita Kota
VIDEO: Wakil Walikota Dukung Pemuda Buat Bawang Goreng
Herman mengatakan ini panen dengan pola tanam yang baru. Jujur ia mengakui juga menanam bawang biju di depan Rujab.
Penulis: Yeni Rachmawati | Editor: Rosalina Woso
Laporan Wartawan Pos Kupang.com | Yeni Rachmawati
POS-KUPANG.COM | KUPANG -- 8 Pemuda Batu Panjang, yang tergabung dalam Kelompok Tani Sehati di Jalan Oekam Sikumana panen bawang. Panen perdana ini dilakukan secara simbolis oleh Wakil Walikota Kupang, Hermanus Man.
Herman mengatakan ini panen dengan pola tanam yang baru.
Jujur ia mengakui juga menanam bawang biju di depan Rujab.
"Memang tidak banyak hanya iseng-iseng saja daripada nganggur nganggur itu juga curi bawang dari dapur," katanya sambil tersenyum pada Kegiatan Farmers Field Day dan Panen Simbolis "Lebih Dekat dengan Sahabat" ini.
Wakil Walikota Kupang, Hermanus Man hadir pada Kegiatan Farmers Field Day dan Panen Simbolis dengan tema "Lebih Dekat dengan Sahabat" di Jalan Oekam, Sikumana.
Ia bersyukur karena hari ini bersama Komunitas Pendeta Suka Tani merayakan FFD petani di lapangan.
"Kegiatan yang menurut saya dirintis oleh pemuda meskipun cuma 10 are tapi berbicara produktifitas. Dalam pertanian tidak hanya sekedar air pupuk anti hama tapi semua hasil dari produktifitas," tuturnya.
Disamping makna panen, katanya, paling penting bagaimana semua berupaya agar hidup lebih baik. Intinya menghasilkan uang.
"Tuhan sudah memberi tanah, tinggal kemampuan kita mengolahnya. Bersyukur PT Panah Merah mau mendampingi karena memperkenalkan dengan bibit dan pupuk serta metode tanam yang baru sehingga hasilnya banyak," ujarnya.
Kata Herman Ibu-ibu sangat senang mendapat bawang, karena bawang bumbu yang penting. Tanpa bawang rasanya tidak enak.
Di palu ibu-ibu jual bawang goreng di rumah dengan kemasan yang bagus.
Pemerintah Kota Kupang lewat kepemimpinan Jefri Riwu Kore dan Herman Man telah berkomitmen untuk menyiapkan 60 persen anggaran untuk rakyat di 2018.
Termaksud menghijaukan tanaman pun telah menjadi komitmen petani.
Herman mengatakan untuk bisa menghijaukan tanaman makan harus dikoordinasikan dengan Dinas Pertanian. mlmemang butuh air tapi dan kendaraan, itu sudah resiko.
"Masyarakat ayo mulai tanam pohon beringin sebanyak-banyaknya. Buat jebakan-jebakan air atau cekdam.
Kita menanam air bukan menanam pohon saja. Pendeta yang masuk dalam suka tani, tanam air sebanyak-banyaknya buat sumur resapan dimana-mana," tukasnya.