Berita Kota

VIDEO: Saber Pungli Harus Sapu Bersih

Satgas Pungutan Liar yang terdiri dari Forkompinda kota Kupang menggelar Sosialisasi Sapu Bersih Pungutan Liar

Penulis: Yeni Rachmawati | Editor: Rosalina Woso

Laporan Wartawan Pos -Kupang.com | Yeni Rachmawati

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Satgas Pungutan Liar yang terdiri dari Forkompinda kota Kupang menggelar Sosialisasi Sapu Bersih Pungutan Liar di Lingkup Pemerintah Kota tahun 2017.

Wakil Walikota Kupang, Herman Man, ketika membuka acara sosialisasi di Aula Rumah Jabatan, Rabu (18/10/2017) menyampaikan berbicara soal kota ini dan saber pungli berkaitan dengan karakter buruk ASN atau karakter buruk yang memberikan pelayanan, yang mempunyai kekuasaan dan kekuasaan itu disalahgunakan.

Jadi sosialisasi ini, katanya mempunyai tujuan yang sama agar pelayanan publik lebih bagus.

Karena makin banyak pungli maka dampak paling buruk adalah high cost ekonomi.

"Orang mau usaha tapi karena ada pungli maka macam-macam terjadi. Dampak laimnya menghambat pembangunan, karena orang ingin berinvestasi dalam pengurusannya harus ada tarif ini itu," katanya.

Kepada para ASN yang mengikuti kegiatan tersebut, Herman menyampaikan aturan adalah given, boleh dibaca aturan dan petunjuknya tapi yang paling penting apa yang di belakang aturan itu.

"Karakater dalam memberikan pelayanan di kalangan ASN kota ini dengan 2R. Ad seorang ustadz memberi nasehat kepada saya, katanya pak Herman kalau berikan pelayanan ingat dua R," ujarnya.

Pertama, Regulasi. "Aturan bilang A ya A selesai. Karena dunia makin transparan, tidak ada dunia yang tidak diketahui orang. Saya imbau tidak hanya terima pungli yang memberi juga ditangkap," ujarnya.

R berikut, lanjut Herman, yaitu Religius. "Tidak suci-suci amat. Tetapi nilai-nilai dasar keagamaan melandasi untuk memberikan pelayanan.

Ini suatu peringatan yang bagus, nilai-nilai keagamaan masing-masing, rambu-rambu ini yang boleh dan tidak," tuturnya.

Cukup dua R, kata Herman, maka dijamin Pemerintah Kota dari tahun ke tahun memberikan layanan semakin baik karena mempunyai sikap dan karkater kepemimpinan itu yang paling penting.

Terbentuknya Satgas Saber Pungli, Herman Man berharap agar semua unsur dapat berkoordinasi dengan baik.

Ia senang karena Kapolres dan juga Ombudsman bisa hadir untuk mendengar dan berdiskusi bagaimana nasib satgas.

"Memang kita belum ada sekretariat, ke depan akan diusahakan. Agar satuan pangkal admin memberikan oelayanan mungkin masyarakat ada yang ingin memberikan laporan pasti diterima pangkalan," katanya pada Sosialisasi Sapu Bersih Pungutan Liar di Lingkup Pemerintah Kota tahun 2017 di Aula Rumah Jabatan, Rabu (18/10/2017).

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved