Generasi Milenium Tidak Boleh Terjebak dalam Kepesatan Teknologi
Penutupan kegiatan ini diwarnai dengan malam api unggun, ruang pentas seni budaya setiap daerah, dan correctio fraterna.
Penulis: Andri Atagoran | Editor: Agustinus Sape
Laporan Reporter Pos Kupang, Andri Atagoran
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Ketua Umum Aktivitas Pendalaman Iman (API ) Reinha Rosari Mahasiswa Katolik Dioses Larantuka Kupang, Maria Peni Ofong mengatakan, orang muda Katolik yang menjadi generasi milenium perlu sadar dan tidak terjebak dalam kepesatan teknologi.
"Generasi milenium yg tergabung di API Reinha Rosari perlu membina diri, belajar bersama, menjalin persaudaraan, membentengi diri, dan berkomitmen membangun bangsa dalam situasi ancaman perubahan global," kata Maria saat penutupan Masa Penerimaan dan Pengenalan Anggota API Reinha Rosari 2016/2017 di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Tabun, Kabupaten Kupang, Minggu (15/10/2017).
Maria menambahkan, kegiatan ini juga sebagai bentuk proses kaderisasi dan regenerasi kader dalam menyiapkan generasi muda Katolik yang peka dengan kondisi bangsa dan gereja.
"Nilai kebersamaan itu terus dipupuk dan dikembangkan dalam kehidupan API Reinha dan di lingkungan sosial,” kata Maria.
Sebanyak 50 anggota baru API Reinha Rosari Mahasiswa Katolik Dioses Larantuka Kupang mengikuti kegiatan yang telah berlangsung selama empat hari berturut-turut sejak Rabu (11/10) lalu.
Penutupan kegiatan ini diwarnai dengan malam api unggun, ruang pentas seni budaya setiap daerah, dan correctio fraterna. (*)